Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan kerjasama dengan situs e-commerce atau online markeplace Bukalapak. Untuk itu, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil ingin Bukalapak.com bisa menghadirkan laman untuk Jawa Barat.
"Saya mengajak, memberi problem statement mohon direspon secepatnya. Satu, punya laman Jawa Barat," kata usai menerima Tim Ekspedisi Jalur Darat APPSI 34 Gubernur di Gedung Sate Bandung, Senin (8/10/2018).
Tim Ekspedisi ini kerjasama dengan Bukalapak untuk membuka peluang kerjasama perdagangan online antardaerah.
"Dua, bikin pelatihan dalam sekian bulan melatih Training for Trainers (TOT), melatih para nelayan. Kemudian perkebunan juga pertanian, sehingga nanti (misalnya) Jakarta bisa membeli beras Indramayu melalui laman Bukalapak," lanjutnya.
Dia menuturkan kerjasama tersebut tidak hanya mencakup UKM saja. Namun, juga untuk mendukung niaga dalam program satu desa satu perusahaan.
"Sejalan dengan visi provinsi digital, kita akan kerjasama dengan Bukalapak tidak hanya urusan UKM-nya yang dibantu, tapi program satu desa satu perusahaan nanti juga akan dibantu jualannya oleh Bukalapak," ujar Emil.
Tak hanya itu, pelayanan publik seperti perizinan di Jawa Barat juga akan hadir di Bukalapak dan ini akan semakin memberikan kemudahan dan pilihan untuk warga Jawa Barat. Berbagai upaya ini dihadirkan untuk semakin memudahkan warga Jabar dalam bertransaksi.
"Kemudian pelayanan publik juga ada mirroring. Jadi, misalkan perizinan ada dua pilihan. Masuk ke website provinsi atau masuk ke Bukalapak untuk melakukan transaksi perizinan juga," kata Emil.
Bidang pariwisata juga tak luput dari sistem transaksi online. Bisa saja nanti penyewaan homestay di tempat wisata dipesan melalui Bukalapak.
Selain itu, peluang membuka usaha juga terbuka lebar bagi warga yang ingin punya pendapatan tambahan.
"Saya titip tadi warga rumahnya bisa disewa untuk pariwisata, kita juga jualan (kebutuhan) dapur bagi ibu-ibu yang tidak punya warung tapi ingin nambah usaha juga bisa dibantu," kata dia.
"Jadi yang dibantu tidak hanya mereka yang secara komersial sudah siap, tapi masyarakat biasa juga. Intinya di mana ada transaksi online itu kita mintakan bermitra dengan Bukalapak yang sistemnya sudah canggih," katanya.
Sementara itu, Bukalapak menyambut baik langkah kerjasama yang akan dilakukan Pemda Provinsi Jawa Barat ini. Presiden yang juga salah satu pendiri Bukalapak, Muhamad Fajrin Rasyid melihat ada potensi kerjasama yang bisa dilakukan.
"Kami melihat Pemprov Jabar termasuk salah satu yang memiliki visi yang sama. Mengenai digitalisasi UKM, dan lain sebagainya, sehingga kami melihat ada potensi kolaborasi di sini," ujar Fajrin. (Antara)
Berita Terkait
-
Kemarau Mulai Terasa, Debit Ciliwung di Bendungan Katulampa Turun Drastis
-
Promo Aqua Jawa Barat 2026: Cara Ikutan Aqua 100% Untung!
-
Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi
-
Nasib Islamic Centre Bekasi, Proyek Rp50 Miliar yang Kini Terbengkalai
-
Hamparan Eceng Gondok Selimuti Kali Blencong di Bekasi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad
-
Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar
-
Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga
-
Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie
-
Eksklusif: Mutasi Pejabat di Kementerian PU Dipastikan Bukan Rumor
-
Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop
-
Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli