Suara.com - Foto udara tanaman eceng gondok yang memenuhi Kali Blencong di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2026). Hamparan gulma air tersebut menutupi hampir seluruh permukaan kali.
Penumpukan eceng gondok yang menutupi hampir seluruh permukaan kali berpotensi menyebabkan pendangkalan, menghambat aliran air, menimbulkan bau tidak sedap, serta mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.
Eceng gondok merupakan tanaman air yang dapat berkembang biak dengan cepat, terutama pada perairan yang kaya unsur hara akibat limbah organik. Pertumbuhannya yang tidak terkendali dapat mengurangi penetrasi cahaya matahari dan kadar oksigen terlarut di dalam air.
Selain mengganggu ekosistem, kepadatan eceng gondok juga dapat memperbesar risiko banjir karena menghambat aliran sungai dan menyumbat saluran air. Pengendalian rutin diperlukan agar fungsi sungai tetap terjaga, terutama saat memasuki musim hujan. [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/nz]
Tag
Berita Terkait
-
Ambisi Kecerdasan Buatan dan Harga Mahal yang Harus Dibayar Bumi
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Hampir Padam, Daerah Diminta Waspadai Ancaman Serupa
-
Lahan Pertanian Bisa Jadi Penyerap Karbon? Penelitian Ini Ungkap Potensinya
-
Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?
-
Staycation Ramah Lingkungan, Tren Baru Menikmati Waktu Istirahat dengan Lebih Bermakna
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bikin Pangling, Trotoar Darurat MRT Bundaran HI Disulap Jadi Taman Labirin
-
Kasus Chromebook Berlanjut, Empat Hakim Pengadil Nadiem Diadukan ke KY
-
Prabowo Terima PM Singapura, Bahas Investasi hingga Energi Hijau
-
Benih Jagung Hibrida Dekalb DK19C Unjuk Produktivitas di Ponorogo
-
Berburu Ragam Produk Kecantikan di Jakarta X Beauty 2026
-
Pemprov Jateng Luncurkan Logis, Layanan Psikolog Gratis untuk Masyarakat
-
Lamborghini hingga Kapling Tanah Disita dalam Kasus Korupsi IUP Kalbar
-
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 4,03 Miliar Dolar AS hingga Mei 2026
-
Potensi Luas Panen Padi Juni-Agustus 2026 Naik Jadi 2,88 Juta Hektare
-
Kelangkaan Elpiji 3 Kg Picu Inflasi di Sulawesi Tenggara