Suara.com - Samsung dikabarkan telah meluncurkan dua smartphone seri Galaxy A baru di Cina, yaitu Galaxy A6s dan Galaxy A9s. Sebelumnya, Samsung Galaxy A9s adalah produk Samsung yang berganti nama dari Galaxy A9 untuk pasar Cina. Menariknya, seri Galaxy A6s merupakan smartphone ODM (Original Design Manufacturer) pertama Samsung atau diproduksi oleh perusahaan lain.
Dilansir dari The Verge, Samsung telah melakukan pembicaraan untuk melakukan outsourcing produksi smartphone Galaxy mid-to-end Samsung ke perusahaan ODM Cina, Wingtech, yang memproduksi ponsel Xiaomi.
Galaxy A6s memiliki dua kamera beresolusi 12 MP di bagian belakang dan satu kamera 12 MP di bagian depan. Dengan layar Super AMOLED 6 inci, dapur pacunya dilengkapi dengan Snapdragon 660 dan memiliki RAM 6 GB. Tersedia dengan varian penyimpanan 64 GB dan 128 GB, smartphone itu dijual dengan harga sekitar Rp 3,9 juta di Cina.
Peluncuran dua handset Samsung ini mewakili perubahan dalam stategi Samsung untuk meningkatkan penjualan di Cina dan India. Menurut laporan dari Strategy Analytics, Samsung memiliki kurang dari 1 persen pangsa di pasar Cina, yang menyebabkan pabrikan harus menutup salah satu dari dua pabriknya di Cina.
CEO Samsung Mobile DJ Koh juga menambahkan bahwa perusahaannya tengah mengubah strategi untuk menyematkan lebih banyak teknologi ke smartphone kelas menengah daripada membuat perangkat premium terbaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo