Suara.com - Baterai smartphone merupakan salah satu bagian penting dari smartphone. Setiap kali perusahaan seperti Apple atau Samsung mengeluarkan ponsel baru, mereka mengklaim masa pakai baterai lebih baik dari sebelumnya dan Anda akan mendapatkan lebih banyak penggunaan dari perangkat Anda.
Kemudian pengulas teknologi menangkapnya dan menjalankan semua jenis tes sebelum menyatakan bahwa baterai mereka mampu bertahan sekitar satu hari atau lebih. Mungkin dua jika Anda tidak menggunakan sebagian besar fitur.
Di dalam sebagian besar smartphone, tablet, dan semua gadget elektronik Anda yang lain adalah baterai lithium-ion yang mengandung anoda, katoda, dan elektrolit kimia. Ketika telepon sedang digunakan, muatan didorong dari katoda positif melalui elektrolit dan tertarik ke anoda sebelum mengalir ke berbagai komponen telepon. Setelah Anda terhubung dan mengisi daya, proses ini terbalik.
Tetapi terlepas dari seberapa besar baterai ponsel Anda atau seberapa baru perangkat ini, masih ada beberapa mitos yang terus hadir. Berikut tiga mitos yang paling Anda dengar seputar baterai smartphone.
Mitos 1 - Mengisi baterai semalaman tidak baik untuk baterai ponsel Anda
Ini yang populer. Banyak orang mengatakan bahwa membiarkan ponsel Anda tetap terisi sepanjang malam akan mengurangi kualitas baterai.
Mitos itu ternyata tidak benar. Faktanya, baterai di dalam ponsel Anda diprogram untuk mati ketika muatan mencapai 100 persen atau 4,1 volt.
Setelah sampai ke tingkat itu, kemungkinan besar proses pengisian baterai ponsel sudah sepenuhnya dicabut karena tidak ada yang mengalir ke dalamnya.
Jadi kini tidak perlu khawatir jika Anda mengisi baterai ponsel sepanjang malam. Jangan khawatir tentang empat atau lima jam usai baterai ponsel terisi 100 persen.
Baca Juga: Waspadai Sembilan Aplikasi Pintar Ini Bisa Hisap Habis Baterai Ponsel
Mitos berikutnya...
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggu 2 Tahun, Mulai 2028 Purbaya Sebut Anggaran MBG Terpisah dari Dana Pendidikan
-
Masih Ada Emiten dan Akuntan Publik Nakal, Mainkan Dana IPO
-
Pokemon Kembali ke Layar Lebar lewat Film Pokemon: Wild Card, Tayang 2027
-
Misteri Busa di Mulut dan Ponsel yang Hilang, Keluarga Duga Febrio Adiono Tahu Soal Kematian Sutrimo
-
248 Hektare Lahan Sumut Terbakar Dalam 8 Bulan! Terparah Labuhanbatu
-
Mengejutkan! Persib Bandung Pinjamkan Dion Markx ke Sesama Klub Super League
-
Rangkaian Skincare Derma XP untuk Atasi Wajah Berjerawat dan Kusam, Lengkap dengan Cara Pakainya!
-
Menata Keuangan di Era Transparansi Data, Ini Pesan Founder Hive Five
-
Gus Kikin Pimpin NU, Ujian Sesungguhnya Dimulai: Rekonsiliasi, Khittah, hingga Kemandirian Ekonomi
-
Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil