Suara.com - Sony Hentikan Produksi Playstation Vita di Jepang.
Sejak diluncurkan pada tahun 2011 lalu, Playstation Vita sukses menggeser keberadaan perangkat pendahulunya, PS Portable.
Meski begitu, hasil tersebut tidak cukup untuk membuat keputusan Sony berubah: produksi PS Vita di wilayah Jepang akan dihentikan.
Menurut laporan Zerolives pada Rabu (20/2/2019), konsol handheld sebenarnya memiliki potensi besar untuk mendominasi pasar. Namun, pihak Sony membuat konsol ini hanya terasa relevan di Jepang dan negara Asia saja.
Karena hanya menyesuaikan diri dengan konsumen di Asia, PS Vita pun kehilangan dukungan game eksklusif dari developer game di negara-negara Barat.
Sedangkan dalam laman resmi Playstation Jepang, Sony mengumumkan bahwa dua model PlayStation Vita PCH-2000 ZA11 (Black) dan PCH 2000 ZA23 (Aqua Blue) akan segera dihentikan produksinya dalam waktu dekat.
Mengenai posisi PS Vita sendiri, konsol game handled jni sebenarnya hingga tahun 2019 ini masih sejajar dan bahkan lebih laris dibandingkan Nintendo 3DS di Jepang.
Banyak developer lokal juga masih mengandalkannya sebagai platform utama untuk merilis game, namun sayangnya dukungan dari satu negara saja tidak akan cukup untuk mempertahankan eksistensi konsol ini.
Hal ini tentu saja berbanding terbalik dengan pencapaian kompetior, Nintendo, yang kian melesat dengan konsol Switch-nya.
Baca Juga: Kejagung dan BNN Dapat Hibah Aset Milik Nazaruddin dan Sutan Bhatoegana
Pasalnya, Nintendo rutin melakukan pembaruan terhadap konsolnya itu, termasuk menjalin kerjasama eksklusif dengan banyak developer game dari berbagai penjuru dunia. Sedangkan Sony mengandalkan satu negara hingga harus terpaksa hentikan produksi Playstation Vita di Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN