Suara.com - Perusahaan SpaceX telah meluncurkan kapsul yang dirancang untuk membawa "test dummy" dari Kennedy Space Center di Florida. Misi kali ini tidak dijalankan oleh crew sesungguhnya, tetapi jika ternyata berjalan baik, badan antariksa Amerika kemungkinan akan menyetujui sistem untuk mengirim astronot sesungguhnya mulai akhir tahun ini.
Pendiri SpaceX, Elon Musk, mengatakan ini bisa menjadi langkah pertama membuka perjalanan ruang angkasa bagi pelanggan komersial. Seperti diketahui, sejak 2011 AS belum mengirim manusia ke orbit lagi. Sebagai gantinya, Soyuz Rusia yang dikirim ke orbit.
Roket Falcon 9 milik SpaceX dan kapsul Dragon crew lepas landas dari Pad 39A yang bersejarah milik Kennedy pada waktu yang direncanakan tepat pada pukul 02:49 EST (07:49 GMT). Pendakian 11 menit menempatkan Dragon di jalur untuk bertemu dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada hari Minggu (3/3/2019) waktu setempat.
Namun, kembali diingatkan jika penerbangan kali ini hanya demonstrasi, tidak ada astronot di atas kapsul, hanya ada "test dummy". Di mana mengenakan pakaian antariksa dan duduk di sebelah jendela, simulator antropomorfik ini dilengkapi dengan sensor di sekitar kepala, leher, dan tulang belakang.
Dummy ini akan mengumpulkan data tentang jenis kekuatan yang akan dialami manusia ketika mereka naik di pesawat ruang angkasa. SpaceX memberinya nama sebagai boneka "Ripley".
Elon Musk menekankan fokusnya adalah melayani kebutuhan NASA.
"Begitu Dragon beroperasi secara teratur, saya pikir kami akan mencari pelanggan komersial yang mana secara administrator dijalankan NASA dan NASA secara umum sangat mendukung," katanya.
Musk mengatakan, pelanggan tersebut dapat mencakup warga negara yang pergi ke ISS, seperti yang mereka lakukan pada kendaraan Soyuz di masa lalu.
Secara terpisah, pengusaha sedang mengembangkan sistem yang jauh lebih besar untuk mengangkut orang ke Bulan dan Mars.
Baca Juga: Ini Alasan Satelit Nusantara Satu Diluncurkan Roket Falcon 9 Buatan SpaceX
Kapsul kru Dragon adalah varian dari kargo kargo ISS yang diterbangkan oleh SpaceX. Peningkatannya mencakup sistem pendukung kehidupan, jelas; dan pendorong yang lebih kuat untuk mendorong kapal ke tempat yang aman jika terjadi kesalahan dengan roket saat naik ke orbit. Kapsul Dragon memiliki empat parasut dan bukannya tiga milik kapal barang untuk mengendalikan kembalinya ke Bumi. [BBC]
Berita Terkait
-
Dalam Misi Ini, NASA Butuh Seseorang yang Lucu, Buat Apa?
-
Ini Alasan Satelit Nusantara Satu Diluncurkan Roket Falcon 9 Buatan SpaceX
-
Sesuai Target, Satelit Nusantara Satu Resmi Meluncur dari Florida
-
NASA akan Kirim Kembali Manusia ke Bulan untuk Menetap?
-
NASA Siapkan Investasi Besar Selidiki Asal Usul Alam Semesta
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118