Suara.com - Huawei baru saja tersandung masalah cukup serius. Pasalnya, vendor asal China itu tertangkap basah mengklaim hasil foto kamera DSLR sebagai gambar yang ditangkap menggunakan kamera Huawei P30 Pro.
Merujuk laporan dari GSM Arena yang dilansir Selasa (12/3/2019), Huawei mulanya membagikan poster yang mempromosikan sampel gambar digadang diambil dengan menggunakan Huawei P30 Pro yang dijadwalkan rilis pada bulan ini.
Namun, sebuah media bernama GadgetMatch mencurigai adanya kejanggalan pada foto yang dibagikan pihak Huawei. Oleh karena itu, mereka melakukan penelusuran gambar via Google.
Hasilnya, mereka mendapati foto seorang anak kecil yang bermain dengan tiga ekor bebek (dalam poster diklaim difoto menggunakan P30 Pro), identik dengan foto portfolio fotografer yang di-posting pada 2009.
Satu foto lainnya adalah sebuah poster yang memperlihatkan sebuah gunung memuntahkan lahar. Nyatanya, itu adalah foto Gunung Anak Kratau, di Indonesia ketika meletus pada akhir tahun lalu dan berasal dari laman Getty Image.
Lebih memalukannya lagi, beberapa foto yang diunggah CEO Huawei, Yu Chengdong, ke akun resmi Weibo resmi perusahaan ternyata berasal dari sebuah situs stok foto yang ia klaim sebagai hasil foto dari jepretan kamera Huawei.
Sialnya, kecurangan dalam promosi iklan ini bukan pertama kali dilakukan oleh Huawei. Saat mereka mempromosikan Huawei Nova 3 pada Agsutus tahun lalu, mereka juga memalsukan hasil kamera ponselnya untuk keperluan komerisal.
Tag
Berita Terkait
-
AS Ancam Jerman Minta Hentikan Penggunaan Peralatan Huawei
-
Kantongi Sertifikat TKDN, Tiga Varian Huawei P30 Siap Meluncur di Indonesia
-
Huawei Mate 20 Series Catatkan Penjualan 10 Juta Unit dalam 4,5 Bulan
-
Catat, Huawei Nova 4e Meluncur di Tanggal Ini
-
Lolos Sertifikasi TENAA, Bocorannya Huawei P30 Lite Segera Meluncur
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?