Suara.com - Ditemukan Sebuah kota hilang yang berlokasikan di Kurdistan Irak. Tempat ini dulunya merupakan peradaban yang sangat makmur. Bahkan umur kota hilang ini diperkurakan sudah 4.000 tahun.
Kota hilang yang dulunya terletak di sebelah kekaisaran Mesopotamia, Akkadia ini juga disebut-sebut kaya raya.
Baca Juga : Peneliti Temukan Wadah Perunggu Berisi Ramuan Keabadian di China
Penemuan sebuah kota hilang mengejutkan para peneliti dan arkeolog asal Perancis, meskipun mereka telah ada di sana sejak 2012.
Mereka sebelumnya tidak berharap menemukan sisa-sisa sebuah kota yang berasal dari milenium ketiga Sebelum Masehi (SM).
Penelitian ini telah diterbitkan di jurnal National Center for Scientific Research (CNRS) Perancis pada hari Kamis (19/03/2019).
Baca Juga : Manusia Purba Indonesia Doyan Makan Tikus Sebesar Kucing, Ilmuwan Terkejut
''Kami sama sekali tidak mengharapkan untuk menemukan kota di sini, '' kata Christine Kepinski, salah satu arkeolog yang tergabung dalam penelitian.
Penggalian di situs Kunara, Irak sebenarnya telah ditarget sebelumnya oleh peneliti. Namun mereka bisa meneliti secara leluasa dan aman setelah penggulingan pemimpin Irak Saddam Hussein pada tahun 2003.
Baca Juga: Menyeramkan, Ini 5 Sejarah Tersembunyi yang Diungkap Arkeolog
Baca Juga : Ditemukan Selai 3.500 Tahun, Apakah Suku Kuno Telah Pakai Lemari Es?
Kini, peneliti mengungkapkan sebuah rahasia pada orang-orang yang hidup sekitar 2200 SM.
Kota Kunara diprediksi sebagai kota pinggiran yang terletak di sebelah Mesopotamian. Namun tak seperti kota pinggiran lainnya, kota ini justru diprediksi sebagai kota yang kaya dan rakyatnya makmur.
Terletak di dasar Pegunungan Zagros, lima lokasi penggalian di situs Kunara mengungkapkan hal-hal yang menakjubkan.
Peneliti menemukan sebuah fondasi batu besar yang membentang puluhan meter. Mereka juga menemukan bukti peternakan besar, irigasi, dan sistem pertanian yang baik dari reruntuhan bangunan.
Mereka hidup di sepanjang perbatasan barat kota, berada dekat dengan kekaisaran Akkadian, kekaisaran pertama dan tertua di dunia.
Berita Terkait
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung