Suara.com - Setelah pada awal Maret lalu, sebanyak 9.566 pemain PUBG Lite diblokir (banned) permanen. Kini sebanyak 756 pemain kembali terkena banned dalam periode 28 Maret hingga 3 April 2019. Jumlah pemain yang terkena banned tersebut diumumkan melalui akun resmi Facebook PUBG Lite pada 4 April lalu.
Disebutkan bahwa 756 pemain ini terkena banned selama 30 hari karena penyalahgunaan fitur Friendly Fire dalam game PC battle royale ini. Fitur Friendly Fire sendiri dihadirkan untuk memudahkan pemain agar tidak membunuh temannya sendiri. Rupanya, beberapa pemain masih tetap menyalahgunakan fitur tersebut.
"Ini adalah jumlah player yang terblokir minggu lalu. Kami tidak memberikan toleransi kepada pengguna program ilegal di PUBG Lite. Kami secara aktif dan ketat memberikan hukuman kepada mereka yang bermain dengan tidak sportif.
Periode: 28 Maret ~ 3 April
Jumlah akun terbanned: 9.278
BAN 30 HARI KARENA PENYALAHGUNAAN FRIENDLY FIRE
Jumlah yang terbanned: 756," tulis pihak PUBG Lite dalam halaman akun Facebook resmi.
Untungnya, pihak PUBG Lite tidak menetapkan pemblokiran permanen terhadap 756 pemain. Pada Maret lalu, PUBG Lite sendiri telah mengumumkan sebanyak 9.566 akun pemain terkena pemblokiran total pada periode 20 Februari hingga 26 Februari lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan