Suara.com - Setelah bertarung ketat dengan 15 tim peserta PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile Club Open 2019, tim Bigetron Esports akhirnya tampil sebagai pemenang dan membawa pulang hadiah sebesar 4 ribu dolar AS atau sekitar Rp 58 juta.
Tidak hanya itu, capaian yang diraih juga menghantar Bigetron kembali mewakili Indonesia setelah tahun lalu juga wakil Indonesia di pentas PUBG Mobile Star Challenge, di Dubai, Uni Emirat Arab.
"Jadi memang ini sebenarnya turnamen PUBG global. Pemenang dari Indonesia akan kembali melawan puluhan tim dari negara-negara lain di babak Spring Split Global Finals di Shanghai dengan total hadiah sebesar 2 juta dolar AS atau sekitar Rp 28,5 miliar," ujar Reza Afrian, Head of Marketing MET Indonesia, di Jakarta.
Pada turnamen yang berlangsung di Pullman Ballroom Central Park, Jakarta Barat, Jumat (5/4/2019) tersebut, Bigetron langsung tancap gas pada dua ronde awal. Mereka berhasil merengkuh Chicken Dinner, sekaligus memimpin klasemen sementara.
Selain itu, tim Bigetron Esports juga bermain sangat rapi dan mengutamakan permainan strategi untuk terlebih dahulu mendapatkan equipment. Salah satu pergerakan strategi yang paling mencolok terlihat pada circle ke-5 ketika tim ini baru mulai masuk ke area untuk berperang melawan tim lain.
Dari total poin yang dicaai, Bigetron Esports akhirnya mampu mengumpulkan 175 poin, mengungguli Victim Esports (134 poin), Evos Esports (118 poin), WAW Esports (117 poin) dan Onic Esports (95 poin).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan