Suara.com - Para astronom telah mendeteksi keberadaan kandidat planet asing kedua seukuran Bumi yang berada di sekitar Proxima Centauri, bintang terdekat dari tata surya umat manusia. Disebut sebagai Proxima c, planet ini adalah saudara dari Proxima b, planet pertama yang dikonfirmasi pada sistem itu pada tahun 2016 silam.
Menurut astronom, Proxima c memiliki massa minimum kira-kira enam kali lipat dari massa Bumi. Dalam sistem orbitnya, planet ini membutuhkan waktu hampir 1.900 hari dalam mengelilingi bintang Proxima Centauri.
Pengamatan yang dilakukan mengungkapkan bahwa Proxima c mengorbit pada jarak sekitar 1,5 kali jarak Bumi-Matahari dari Proxima Centauri.
Menurut Mario Damasso dari Observatorium Turin, Italia dan Fabio Del Sordo dari Universitas Crete, dua orang astronom yang tergabung dalam studi ini, pendeteksian planet Proxima c didasarkan pada data-data yang digunakan untuk mendeteksi planet sebelumnya, yaitu Proxima b, ditambah dengan data-data dari 60 pengamatan lebih lanjut terhadap Proxima Centauri yang diambil pada tahun 2017.
Data-data tambahan tersebut sebagian besar dikumpulkan melalui instrumen HARPS milik Observatorium Selatan Eropa (ESO). Meski begitu, rupanya planet Proxima c masih ditetapkan sebagai kandidat.
"Ini baru merupakan kandidat. Sangat penting untuk digaris bawahi bahwa kami belum mengkonfirmasi keberadaan planet ini," ucap Damasso, seperti yang dikutip dari Space.com.
Pengamatan lebih lanjut masih harus dilakukan hingga para astronom dapat dengan yakin mengkonfirmasi sifat-sifat dari planet Proxima c. Pengamatan lanjutan tersebut direncanakan akan menggunakan instrumen ESPRESSO, sebuah teleskop pemburu planet asing milik ESO yang disematkan pada Very Large Telescope di Cile.
Namun, yang paling menjanjikan adalah pengamatan dari satelit Gaia milik Badan Antariksa Eropa (ESA), yang saat ini sedang memantau gerakan dan posisi lebih dari satu miliar bintang di Bimasakti, termasuk Proxima Centauri. Menurut Del Sordo, Gaia dapat memberikan jawaban yang lebih meyakinkan untuk menentukan keberadan dari Proxima c.
Del Sordo sendiri menjelaskan bahwa penting bagi para astronom untuk mengkonfirmasi keberadaan dari planet Proxima c sendiri. Proxima c akan menawarkan peluang baru bagi para astronom untuk studi lanjutan mengenai karakterisasi sifatnya.
Baca Juga: Redmi Y3 Sudah Siap Meluncur
"Proxima c akan menjadi laboratorium yang spektakuler untuk pencitraan langsung," jelas Del Sordo.
Jika telah dikonfirmasi, planet Proxima c nantinya akan menjadi taget pencitraan para astronom. Walaupun Proxima b berjarak lebih dekat dari bintang induknya, namun Proxima c lebih mudah untuk dipotret secara langsung karena lebih mudah terlihat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
realme 16 Series 5G Bawa 21 Classic Tone ala Kamera Profesional dan Fitur NEXT AI Photography
-
4 Smartwatch yang Ada Pengingat Salatnya, Harga Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
-
Harga Sewa iPhone Jelang Lebaran 2026, Modal Rp300 Ribu Bisa Bawa 15 Pro Max saat Mudik
-
HP Tahan Banting Merek Apa? Ini 6 HP dengan Material Solid untuk Jangka Panjang
-
Lonjakan Trafik Ramadan 2026, XLSMART Siapkan Jaringan dan Paket Data XL, AXIS, hingga XL SATU
-
Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital
-
Kolaborasi Jadi Strategi Besar Dorong Ekosistem Esports Indonesia Makin Kompetitif di 2026
-
21 Kode Redeem FC Mobile 27 Februari 2026, Banjir Gems dan Pemain OVR 117
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Terpopuler: 5 Pilihan Merek HP Awet, Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia