Suara.com - Sebagai salah satu platform media sosial terbesar, Facebook pasti tidak akan luput dari peretas. Para peretas biasanya mengeksploitasi celah dalam keamanan akun pengguna, seperti meretas kata sandi, mengeksploitasi celah pada aplikasi atau situs web, hingga perangkat lunak berbahaya untuk mengakses informasi pribadi.
Jika akun Facebook pengguna telah mengalami peretasan atau hacking, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan akun seperti semula. Berikut ini lima hal yang harus pengguna lakukan jika akun Facebook diretas dan setelah mendapatkan akun kembali:
1. Melaporkan
Jika akun tidak dapat diakses secara tiba-tiba, ada kemungkinan peretas telah menghapus akun atau mengubah detail login. Pengguna dapat mengakses https://www.facebook.com/hacked untuk melaporkan akun yang diretas tersebut.
Facebook akan membantu pengguna mendapatkan akun kembali dengan mencari akun menggunakan alamat email atau nomor telepon terkait. Jika pengguna mengaktifkan Pilih Teman untuk dihubungi saat pengguna tidak dapat mengakses pada menu Pengaturan, maka pengguna dapat menggunakan fungsi tersebut untuk meminta akses ke akun pengguna.
Di dalam fungsi tersebut, pengguna dapat memilih tiga hingga lima orang yang pengguna percayai, yang nantinya dapat memberikan akses kembali ke akun pengguna. Untuk mengaktifkannya, cukup pilih Lupa Akun? Pada halaman login dan cari akun pengguna dengan memasukkan alamat email atau nomor telepon.
2. Dapatkan akun dengan link
Ketika akun ditemukan setelah memasukkan alamat email atau nomor telepon, pengguna harus masukkan nama salah satu kontak yang pengguna percayai, yang akan menerima pemberitahuan.
Setelahnya akan muncul sebuah tautan yang hanya bisa diakses oleh penerima. Ketika kontak yang pengguna percayai tersebut membuka link tersebut, mereka dapat memberikan kode pemulihan untuk akun pengguna.
Baca Juga: Kantongi Sertifikasi WiFi, Samsung Galaxy M40 Segera Dirilis?
3. Ganti akses keamanan
Setelah akun kembali, pengguna harus meningkatkan keamanan akun dengan mengganti kata sandi secara berkala atau menggunakan two-factor authentication (otentikasi dua arah) atau 2FA yang bisa ditemukan di menu Pengaturan > Login dan Keamanan.
Facebook juga akan merekomendasikan untuk menghapus aplikasi yang mencurigakan dan berbahaya, yang memiliki akses terhadap data di akun Facebook pengguna. Untuk melihat aplikasi-aplikasi pihak ketiga tersebut dapat diakses melalui menu Pengaturan > Aplikasi dan Situs Web.
4. Atur pemberitahuan login yang tidak dikenali
Peretas biasanya akan mencoba memasukkan kata sandi pengguna, namun jika kata sandi yang dimasukkan salah maka pengguna akan mendapatkan pemberitahuan setiap kali seseorang melakukan login ke akun pengguna.
Untuk mengaktifkan fitur ini cukup akses menu Pengaturan > Login dan Keamanan. Ketika diaktifkan, Facebook akan memberitahukan pengguna jika ada seseorang yang memasuki akun dengan perangkat atau browser yang tidak biasanya digunakan dan akan memberikan panduan untuk mengamankan akun.
5. Aktifkan Social Verification
Tak hanya melindungi akun dengan pemberitahuan login yang tidak dikenal, Facebook juga memiliki fungsi Social Verification. Ketika seseorang dari alamat IP yang sangat berbeda mencoba login dengan nama dan kata sandi yang benar, di waktu bersamaan dengan pengguna, Facebook dapat mengaktifkan fungsi Social Verification.
Nantinya, foto dari teman-teman dekat akan muncul dan orang yang melakukan login tersebut harus mengenali dan menjawab nama-nama orang di foto tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Chipset Redmi Turbo 5 Series Terungkap: Diprediksi Pakai Dimensity 8500 dan 9500e
-
Naoki Yoshida Isyaratkan Adanya Port Final Fantasy 14 untuk Nintendo Switch 2
-
10 HP Android Terkencang Versi AnTuTu Desember 2025: Red Magic dan iQOO Bersaing Ketat
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah Alternatif Apple Watch, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Geser iPhone 17 Pro, Vivo X300 Pro Masuk 3 Besar HP Flagship Kamera Terbaik DxOmark
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
Oppo Reno 15 Pro Max Debut Global, Pakai Dimensity 8450 dan Kamera 200 MP
-
Bocoran Perdana Motorola Signature Muncul, Stylus Jadi Kejutan di Kelas Flagship
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Siap Meluncur di Indonesia, Tablet Rasa PC untuk Produktivitas Tanpa Batas