Suara.com - Google mengklaim bahwa pengguna aplikasi panggilan video atau video call andalannya, Google Duo, di Indonesia adalah yang terbesar ketiga di dunia, setelah di Amerika Serikat dan India.
Fibriyani Elastria selaku Head of Consumer Marketing Google Indonesia, pada Rabu (24/4/2019) mengatakan bahwa perkembangan Google Duo di Tanah Air sangat besar.
Per Desember 2018, Fibriyani menyebut bahwa peningkatan pengguna Google Duo mencapai 94 persen atau naik hampir dua kali lipat ketimbang tahun sebelumnya.
Meski demikian ia tak membocorkan berapa tepatnya jumlah pengguna Google Duo di Indonesia. Tetapi menurut 9To5Google, pada Desember 2018, jumlah unduhan Google Duo di Google Play Store sudah di atas 1 miliar kali.
Lalu, bagaimana cara Google bisa bersaing dengan layanan video call lainnya yang lebih dahulu populer, seperti WhatsApp dan Line?
Communications Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan mengatakan bahwa pihaknya tidak memikirkan kompetisi, melainkan berupaya mengembangkan produk yang terbaik dan relevan untuk digunakan masyarakat Indonesia.
"Kalau dari kompetisi, prinsip Google adalah membangun produk terbaik. Sebisa mungkin kami lakukan yang terbaik untuk mengembangkan produk relevan dan menjawab kebutuhan masyarakat," kata Feliciana saat jumpa pers di kantor Google Indonesia, Jakarta.
Meski Feliciana enggan memperinci strategi pengembangan produk di masa mendatang, namun ia meyakini bahwa setiap produsen aplikasi memiliki sasaran dan pasarnya masing-masing.
"Kita enggak mau misalnya jadi kompetitif, lawan ini, enggak. Semuanya punya hak untuk market sendiri-sendiri," imbuhnya.
Sebelumnya Fibriyani mengatakan bahwa pihaknya gencar melakukan promosi sejak Maret 2017 hingga akhir tahun lalu.
"Kami melakukan promosi intens bersama marketing mulai Maret 2017 sampai sekitar akhir tahun 2018. Tapi poin paling penting bagi kami adalah bisa menghadirkan layanan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Indonesia," ujar Fibriyani.
Berita Terkait
-
Android Hadirkan Fitur Antimaling Canggih, HP Curian Kini Makin Sulit Dibobol
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Gaeko Dynamic Duo Akhiri Pernikahan dengan Kim Su Mi Setelah 15 Tahun
-
Bongkar Borok Korupsi Chromebook, Saksi Sebut Ada 'Jatah' Keuntungan 30 Persen dari Google
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Tips Membeli Smartwatch untuk Pelari Pemula, Cek 3 Rekomendasi Terbaik di Bawah Rp500 Ribu
-
4 Tablet dengan Slot SIM Card Termurah Februari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 HP Murah Terbaik untuk Bujet Rp1 Jutaan, RAM Besar dan Baterai Tahan Lama
-
Daftar Harga HP Xiaomi dan POCO Februari 2026: Dari yang 1 Jutaan hingga Kelas Flagship
-
Dari Makam Firaun hingga Chip HP: Ini 5 Alasan Emas Dianggap Lebih Sakral dan Mahal dari Logam Lain
-
5 HP Murah dengan Kamera Selfie Beresolusi Tinggi, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Mau Cek Skor AnTuTu? Ini Cara dan Rekomendasi 5 Ponsel dengan Skor 1 Juta Lebih
-
Ada Perubahan Data Diri? Begini Cara Registrasi Ulang BPJS Kesehatan
-
7 Rekomendasi TV Digital 32 Inch Watt Rendah Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga
-
5 Rekomendasi HP Murah Tahan Banting dan Tahan Air untuk Anak