Suara.com - Berikut adalah cara registrasi ulang BPJS Kesehatan yang bisa Anda ikuti langkah demi langkah.
BPJS Kesehatan merupakan asuransi yang wajib diikuti oleh masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan asuransi ini, maka WNI bisa berobat dengan murah.
Meski demikian, masyarakat tetap harus membayar biaya iuran setiap bulan layaknya asuransi pada umumnya.
Terkadang, orang lupa dengan nomor BPJS Kesehatan mereka dan mungkin nomor tersebut sudah tidak aktif.
Jika demikian, maka langkah yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan registrasi ulang kepersetaan BPJS kesehatan.
Apa Itu Registrasi Ulang BPJS Kesehatan?
Registrasi ulang BPJS Kesehatan bisa dipahami sebagai proses memperbarui atau mengaktifkan kembali data kepesertaan supaya status peserta tetap berlaku.
Biasanya, langkah ini dilakukan ketika ada perubahan informasi penting atau saat kepesertaan sempat tidak aktif.
Data yang diperbarui bisa mencakup pekerjaan, alamat tempat tinggal, fasilitas kesehatan pilihan, hingga status kepesertaan.
Baca Juga: Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?
Hal ini penting karena BPJS menggunakan data peserta sebagai acuan utama dalam memberikan layanan kesehatan. Jika status kepesertaan bermasalah atau datanya tidak sesuai, peserta bisa mengalami kendala saat ingin berobat menggunakan BPJS.
Kapan Seseorang Perlu Melakukan Registrasi Ulang BPJS Kesehatan?
1. Saat Status Kepesertaan Tidak Aktif
BPJS Kesehatan dapat berubah menjadi nonaktif karena berbagai alasan, misalnya iuran menunggak, terkena PHK, atau adanya perubahan status kepesertaan.
Setelah kewajiban diselesaikan, registrasi ulang dibutuhkan agar kepesertaan bisa digunakan kembali.
2. Ketika Ada Perubahan Data Diri
Berita Terkait
-
Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?
-
Sinergi BPJS Kesehatan & Mahkamah Agung Didorong untuk Jaga Keberlanjutan Program JKN Nasional
-
Cara dan Syarat Daftar BPJS Kesehatan untuk Pasien Cuci Darah
-
Skrining Riwayat Kesehatan Jadi Syarat Layanan BPJS, Begini Caranya
-
Begini Cara Skrining BPJS Kesehatan Online Pakai HP, Mudah dan Praktis!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi
-
253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh
-
Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
Lawan Status Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Uji Keabsahan Penahanan di Sidang Praperadilan
-
Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable