Suara.com - Twitter meluncurkan alat baru dalam pencarian mengenai vaksin yang akan mendorong pengguna untuk menuju ke situs resmi vaccines.org, alih-alih mendapatkan informasi yang salah. Jika pengguna Twitter mencari tweet yang terkait dengan vaksin, hal pertama yang akan dilihat adalah posting dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat.
Selama beberapa bulan terakhir, perusahaan media sosial seperti Twitter dan Facebook telah menghadapi tekanan dari anggota parlemen dan masyarakat untuk menghapus konten mengenai propaganda anti-vaksinasi dari platform mereka.
"Kami berkomitmen untuk menjaga percakapan publik agar tetap sehat di Twitter. Kami memastikan individu dapat menemukan informasi dari sumber yang berwenang," tulis Twitter dalam sebuah posting blog.
Twitter telah menggunakan alat serupa dengan meminta pengguna yang mencari istilah terkait bunuh diri untuk menghubungi hotline agar mendapatkan bantuan. Menurut posting blog tersebut, Twitter berencana memperluas alatnya ini ke istilah pencarian terkait kesehatan lainnya di masa mendatang.
"Investasi baru ini dibangun di atas pekerjaan kami saat ini untuk menjaga agar tidak terjadi penambahan konten yang tidak dapat dipercaya tentang keamanan dan efektivitas vaksin," tambah tulisan dalam posting blog tersebut.
Dilansir dari The Verge, alat baru ini telah tersedia di Android, iOS, situs seluler Twitter, dan di situs dekstop. Pekan lalu, Instagram diketahui juga menyembunyikan hasil pencarian untuk tagar anti-vaksinasi dalam platformnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?
-
Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi
-
Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar