Suara.com - Militer China tak mau kalah dengan tentara AS baru saja mengembangkan drone dengan AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan. Kini mereka memperkenalkan truk perang terbaru yang mampu meluncurkan rudal serta drone.
Perang zaman modern diprediksi akan minim menggunakan manusia di garis terdepan.
Berbagai negara mengembangkan kemampuan drone mereka baik untuk misi penyerangan maupun misi pengintaian.
Tak hanya misi pengintaian, truk perang militer China terbaru bahkan bisa mengubahnya menjadi serangan mematikan dengan keakuratan tinggi.
Dipajang di acara Beijing Civil-Military Integration Expo pada awal Mei 2019, truk perang China dilengkapi dengan 12 tabung yang mampu meluncurkan drone.
Truk perang ini dikembangkan oleh perusahaan Yanjing Auto yang bekerja sama dengan milter China.
Itu merupakan kendaraan off-road 4x4 yang dapat melaju 123 kilometer per jam.
Empat tabung dapat meluncurkan drone yang dinamakan SULA30. Drone tersebut dilengkapi dengan kamera dan dapat mengintai musuh selama 1 jam melalui udara.
Sementara tabung lainnya dapat meluncurkan drone SULA89 yang berfungsi sebagai misi penyerangan.
Baca Juga: Era Pengiriman Barang Menggunakan Drone Segera Dimulai
SULA89 dapat membawa lebih dari 1,8 kilogram bahan peledak dan bisa melakukan misi bunuh diri.
Ia dapat melesat dan menabrak target dengan kecepatan 177 kilometer per jam.
Dikutip dari Futurism, selain dapat membawa pasukan ''ringan'', truk perang ini juga bisa berubah dan meluncurkan tembakan artileri.
Unit truk all-in-one ini dapat merangsek ke tempat tersembunyi, mengintai dan membunuh target dan langsung bisa mundur mengevakuasi pasukan dengan cepat.
Dengan adanya perkembangan drone yang cukup masif seperti yang ada pada militer China, sepertinya perang di masa depan hanya akan mengandalkan remote dibandingkan harus mengirim pasukan untuk bertatap muka langsung.
Berita Terkait
-
Menyelamatkan Akal Sehat: Penggunaan AI Berguna atau Bahaya?
-
Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran
-
Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony