Suara.com - Menyangkut kondisi amuk massa atau ricuh yang terjadi di Ibu Kota Jakarta, tepatnya di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu sampai ke Petamburan dan Slipi pada beberapa hari lalu (21-22/5/2019), limitasi akses diberlakukan terhadap media sosial. Alternatifnya, banyak digunakan Virtual Private Network (VPN).
Kini, dengan bisa digunakannya kembali seluruh akses media sosial dan instant messaging, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengimbau agar pengguna telepon seluler atau gadget untuk segera menghapus pemasangan (uninstall) aplikasi VPN.
Hal ini diserukan agar pengguna terhindar dari risiko pemantauan, pengumpulan hingga pembajakan data pribadi.
"Situasi pasca kerusuhan sudah kondusif sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial dan instant messaging difungsikan kembali," jelas Menteri Kominfo Rudiantara, dalam keterangannya.
Selain itu, lelaki dengan nama sapaan Chief RA ini juga mendorong masyarakat untuk secara aktif melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten jika menemukan aksi kekerasan di Jakarta tampil dalam media sosial, untuk memerangi ujaran provokasi maupun penyebaran hoaks.
"Ayo kita perangi hoaks, fitnah, informasi-informasi yang memprovokasi seperti yang banyak beredar saat kerusuhan," ajak Rudiantara.
Sebelumnya, Rudiantara telah mencontohkan penggunaan VPN yang marak dilakukan di China karena akses terhadap aplikasi-aplikasi luar yang diblokir.
"Di China, WhatsApp tidak bisa, akan tetapi menggunakan VPN bisa. Tetap tetap berbahaya memakai VPN," tegasnya.
Baca Juga: Tampil Futuristik, Skuter Listrik Ducati Diberi Label Rp 42 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Penerus Kejayaan Patapon, Ratatan Bersiap ke Konsol pada Bulan Depan
-
Honor 600e Nongol di Geekbench Bawa Chipset MediaTek Terbaru, Seberapa Ngebut?
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 27 April 2026, Sikat Hadiah Skin hingga Bundle Gintoki
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 April 2026, Dapatkan Player OVR 112-114 Gratis
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Debut Mei, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185 Hz
-
Redmi Headphones Neo Muncul di Toko Online: Harga Kompetitif, Baterai Tahan 72 Jam
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta
-
Harga Terjun Bebas! Ini 7 HP Flagship yang Turun Harga Drastis di April 2026
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 April 2026: Klaim Bundel Gintoki dan VSK94 Undersea
-
iPhone 15 Bisa Dipakai sampai Tahun Berapa? Intip Harga Terbaru April 2026