Suara.com - Waduh, Pokemon Duel Bakal Dihapus dari Google Play Store?
Kabar kurang menyenangkan menghampiri para pemain game Pokemon Duel. Pasalnya, game mobile besutan Heroz ini akan dihapus dari Google Play Store.
Meski tak sesukses Pokemon Go, bukan berarti Pokemon Duel tak mempunyai peminat. Menurut laporan Phone Arena pada Minggu (28/7/2019), game ini sudah diunduh sebanyak 38 juta kali sejak perdana meluncur pada Januari 2017.
Namun karena dianggap kurang memiliki pengguna, pihak pengembang dengan berat hati terpaksa akan menarik game miliknya dari toko aplikasi pada 31 Oktober 2019 mendatang.
"Layanan game Pokemon Duel akan dihentikan pada 10/31/2019 pada 01:59 (UTC). Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyetopan layanan, silahkan melihat informasi di dalam game. Terima kasih atas dukungan Anda. Kami menyadari penyetopannya tak akan lama lagi, namun kami berharap anda bisa melanjutkan untuk menikmati Pokemon Duel sampai akhir nanti," tulis pihak pengembang dalam deskripsi game di Play Store dilansir dari Phonearena.
Sebagai informasi, Pokemon Duel merupakan game strategy board yang menggunakan karakter Pokemon. Pemainnya pun bisa bertarung melawan pemain lain dari seluruh dunia secara real time.
Selain sepi peminat, alasan penutupan Pokemon Duel juga disebut-sebut karena pihak penerbit game, The Pokemon Company, berencana merilis Pokemon Masters dalam platform Android dan iOS dalam waktu dekat.
Penghapusan ini diharapkan agar para penggemar Pokemon tidak akan terpecah untuk mengunduh game besutan mereka, sekaligus menggiring mereka untuk memilih Pokemon Masters.
Pokemon Masters sendiri digadang-gadang memiliki gameplay yang lebih menarik. Dalam game ini, pemain akan dibawa ke sebuah pulau buatan bernama Pasio.
Baca Juga: Langgar UU Perlindungan Anak, Google Diganjar Denda Jutaan Dolar
Di pulau ini, pemain akan jadi trainers untuk satu Pokemon dan bekerjasama dengan trainers lainnya dalam sebuah tim demi mengalahkan tim lawan dalam pertarungan 3 vs 3.
Agar lebih menantang, pertarungan 3 vs 3 Pokemon Masters juga berlangsung secara real-time, bukan berbasis giliran (RPG) yang ditemui pada game-game lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan
-
Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
-
Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam
-
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
-
Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming
-
POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB