Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membantah informasi yang mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan meresmikan proyek Palapa Ring Timur di Papua pada 5 September mendatang.
Plt Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu, ketika dihubungi Suara.com di Jakarta, Jumat (30/8/2019), mengatakan belum mendengar informasi tersebut.
"Belum ada kabar," kata Nando, sapaan Ferdinandus, ketika dikonfirmasi via pesan singkat.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa proyek Palapa Ring Timur memang sudah rampung sejak dua pekan lalu. Meski demikian sampai saat ini, proyek sambungan internet via kabel serat optik itu masih dalam proses integrasi dan stabilisasi dengan Palapa Ring Tengah dan Barat.
"Sekarang tinggal proses stabilisasi saja," tegas Nando.
Sebelumnya diwartakan bahwa Presiden Jokowi akan mendarat di Papua pada 5 September untuk meresmikan proyek Palapa Ring Timur. Kabar itu disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jayawijaya, Isak Sawaki di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat.
"Rencana tanggal 5 September 2019 Presiden akan meresmikan Palapa Ring Timur atau yang dikenal dengan tol awan di wilayah Timur di Agats," ujar Isak seperti dilansir kantor berita Antara.
Kabar peresmian Palapa Ring Timur ini unik karena akses internet di Papua sendiri masih diblokir. Pemblokiran dilakukan Kominfo sejak 21 Agustus lalu dan belum ada tanda-tandan akan dicabut.
Kondisi keamanan di Papua hingga kini masih bergejolak setelah terjadinya gelombang demonstrasi anarkistis di sejumlah daerah di pulau paling Timur Nusantara itu. Demonstrasi dipicu oleh umpatan rasisme dan perlakuan kasar aparat terhadap sejumlah mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang pada pertengahan Agustus lalu.
Baca Juga: Masih Blokir Internet, Jokowi Akan Resmikan Palapa Ring Papua Pekan Depan
Berita Terkait
-
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
-
Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?
-
Temukan 36 Selongsong Peluru, Komnas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru
-
Dari Wilayah Konflik, Kisah Siswa Mepa Boarding School Berlatih Paskibra Demi Kibarkan Merah Putih
-
Karhutla Papua Selatan Meluas: Mengapa Kalender Pencegahan Perlu Disesuaikan?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT