Suara.com - Baru-baru ini, media sosial dibuat heboh dengan sampul majalah sebuah media Nasional yang memajang karikatur Jokowi dan Pinokio. Menimbulkan pro dan kontra, aplikasi media Nasional ini langsung panen bintang 1 di Google Play Store dan App Store.
Sampul majalah ini beredar di media sosial sejak Minggu (15/9/2019) lalu. Sampul berwarna dasar abu-abu ini betulis 'Janji Tinggal Janji' yang berkaitan dengan keputusan presiden terkait Komisi Pemberantas Korupsi.
Dalam sampul tersebut, nampak karikatur Jokowi yang bayangannya berwujud sosok dengan hidup panjang mirip karakter Pinokio. Karakter pinokio sendiri identik suka berbohong hingga hidungnya menjadi panjang.
Langsung saja, hal ini menimbulkan pro dan kontra di media sosial. Tidak hanya di media sosial, di Google Play Store dan App Store, aplikasi media Nasional ini langsung panen bintang 1 dari penggunanya.
Sebelum panen bintang 1 di Google Play Store, aplikasi media Nasional ini sempat melambung dengan review bintang 5 dari pengguna.
Berita investigasi yang dalam membuat salah satu pengguna menghadiahi aplikasi media Nasional ini dengan bintang 5 pada Minggu (25/8/2019) lalu.
Sayangnya, beberapa minggu berselang hingga sampul majalahnya viral di media sosial. Aplikasi media Nasional ini langsung panen bintang 1 dari penggunanya. Banyak yang menganggap jika media ini telah melecehkan kepala negara.
''Melecehkan kepala negara melalui karikatur yang jauh dari etika.'' tulis salah satu pengguna pada Senin (16/9/2019).
Di App Store, aplikasi media Nasional ini juga mendapat review jelek dan bintang 1 dari netizen yang menganggap bahwa sampul majalah ini telah menghina simbol negara.
Baca Juga: Viral Ilustrasi Koran Radar Sampit Hari Ini: Mata Jokowi Ditutup Masker
''Gambar cover edisi 14 September 2019 telah menghina Presiden RI sebagai simbol negara'' tulis salah satu pengguna App Store.
Hingga artikel ini dibuat, aplikasi media Nasional yang menyamakan Jokowi dan Pinokio ini di Google Play Store memiliki rating 4.3, sedangkan di App Store, aplikasi ini mendapat rating 2.3.
Berita Terkait
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'
-
Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!
-
Gibran Tidak Lagi Otomatis Jadi Pilihan? Prabowo Disebut Mulai Berhitung untuk 2029
-
Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI 81 Sangat Langka, Harganya Bikin Tepok Jidat
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional