Suara.com - Google dilaporkan mengajukan syarat baru bagi produsen smartphone yang menyebutkan bahwa semua ponsel Android yang dirilis setelah 31 Januari 2020 harus menjalankan sistem operasi Android 10.
Hal tersebut terungkap dalam dokumen Google Mobile Servis yang diakses XDA Developers. Dokumen ini sendiri berisi rangkaian aplikasi, layanan, dan perpustakaan Google.
Jika persyaratan tersebut tidak dipenuhi, maka Google tidak akan menerbitkan lisensi layanan mitra OEM.
Tak hanya itu, dalam dokumen tersebut juga dikonfirmasi bahwa Google tidak akan menyetujui smartphone baru yang menjalankan sistem Android 9 Pie setelah 31 Januari 2020.
Dilansir laman India Today, meski begitu Google akan terus merilis pembaruan terhadap smartphone yang menjalankan Android 9 Pie hingga Android 11 dirilis pada Agustus 2020 mendatang. Namun, setelah Android 11 rilis, Google hanya akan menyetujui pembaruan keamanan untuk perangkat yang menjalankan Android 9 Pie.
Sementara itu, untuk smartphone yang menjalankan versi Android 9 Pie ke bawah tidak akan mendapatkan pembaruan fitur. Google hanya akan memberikan pembaruan jika ditemukan celah keamanan yang membuat pengguna smartphone menghadapi risiko diretas atau tindak kejahatan lainnya.
Sedangkan sebagaimana dilansir laman XDA Developers, menariknya Google masih akan menyetujui smartphone yang menjalankan Android 8.1 Oreo (Go Edition) hingga 31 Oktober 2019.
Persyaratan baru ini diprediksi untuk meningkatkan penggunaan sistem operasi Android terbaru yang saat ini terkesan lambat, meskipun Google mengklaim versi terbaru selalu menawarkan sistem keamanan perangkat yang lebih baik.
Selain persyaratan penggunaan sistem operasi tersebut, Google juga mewajibkan pembuat smartphone untuk memasang aplikasi Digital Wellbeing dengan kontrol orang tua sebagai aplikasi bawaan dalam smartphone atau pembuat smartphone dapat membuat aplikasi serupa secara kustom.
Baca Juga: Yah, Peresmian Palapa Ring Ditunda
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air, Lakukan 7 Langkah Ini agar Tidak Mati Total
-
5 HP Android dengan Desain Kamera Boba 3 Mirip iPhone Seri Pro, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium
-
5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026, Performa Monster untuk Gaming hingga Fotografi
-
7 HP OPPO RAM 8GB Terbaru 2026, Baterai Jumbo hingga Layar AMOLED
-
Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial
-
Daftar HP iPhone dan Android yang Sudah Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026
-
Daftar Harga iPhone Juni 2026: Ada yang Turun sampai Rp700 Ribu
-
Apa Perbedaan Telephoto dan Optical Zoom? Sering Diunggulkan pada Spesifikasi Kamera HP
-
Bocoran Galaxy Z Flip 8: Snapdragon untuk AS, Exynos untuk Eropa dan Asia