Tekno / Gadget
Minggu, 29 Desember 2019 | 14:23 WIB
Review Redmi 8. (Suara.com/Tivan Rahmat)

Performa Redmi 8 tidak terlepas dari kinerja chipset Qualcomm Snapdragon 439 yang dipadukan dengan RAM 4 GB dan memori internal 4 GB.

Perlu diketahui, Snapdragon 439 diklaim sebagai chipset seri 4 terkuat saat ini, dengan clockspeed CPU hingga 2.0 GHz dan menggunakan proses fabrikasi 12 nm.

Saat dipakai untuk bermain game PUBG Mobile dan Arena of Valor dengan pengaturan grafis standar, ponsel ini lancar menjalankannya.

Beranjak ke bagian perangkat lunak, Redmi 8 melintas di jalur OS Android 9 Pie berselimutkan antarmuka MIUI 10 yang juga bisa ditingkatkan ke MIUI 11.

Sementara secara teknis, aplikasi benchmark AnTuTu memberikan skor Redmi 8 berada di kisaran 99 ribuan.

Kamera

Kamera Redmi 8. (Suara.com/Tivan Rahmat)

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Redmi 8 mengusung kamera belakang ganda dengan konfigurasi kamera utaman12 MP dan 2 MP untuk depth effect alias bokeh. Sedangkan di bagian muka, ada kamera selfie 8 MP.

Sepintas, kamera yang ditawarkan Redmi 8 tak ada yang berubah alias masih setara dengan kamera kapunyaan Redmi 7. Namun meski sama-sama mengusung kamera utama 12 MP, sensor kamera Redmi 8 sudah lebih baik.

Hasil kamera Redmi 8. (Suara.com/Tivan Rahmat)

Pasalnya, kamera utama Redmi 8 memiliki bukaan diafragma yang lebih besar f/1.8 sedangkan aperture kamera Redmi 7 adalah f/2.2.

Baca Juga: Spesifikasi Redmi 9 Mulai Bocor

Ringkasnya, kemampuan kamera Redmi 8 bisa menangkap cahaya lebih banyak ketika pemotretan dilakukan dalam kondisi malam hari, atau di lingkungan dengan penerangan minim. Untuk menstabilkan gambar, ponsel ini dilengkapi Dual Pixel PDAF.

Sedangkan untuk hasil kamera depannya, tidak ada masalah. Mulus saat dipakai swafoto. Bahkan untuk ponsel di kisaran Rp 1 jutaan, Redmi 8 menjanjikan kemampuak kamera selfie, lebih dari cukup.

Sementara saat dipakai merekam video, Redmi 8 bisa menghasilkan video 1080p dengan kecepatan 30 fps. Jadi, tidak dianjurkan untuk merekam di kondisi kurang cahaya.

Baterai dan Fitur Lainnya

Redmi 8 memiliki baterai berkapasitas 5.000 mAh, paling besar di pasaran ponsel Rp 1 jutaan. Untuk pemakaian normal, Redmi 8 bisa bertahan hingga 2 hari.

Namun jika digenjot untuk bermain game, nonton video, atau mendengarkan musik secara beruntun, daya tahannya berkurang. Tapi jika dijadikan untuk ponsel harian, baterai Redmi 8 masih memadai.

Kapasitas baterai yang besar ini didukung pula dengan fitur fast charging Quick Charge 3.0, hanya saja dijual secara terpisah. Jadi, kamu perlu merogoh kocek tambahan jika ingin menikmati fitur pengisian daya cepatnya.

Soal keamanan, Redmi 8 dipersenjatai pemindai sidik jari pada bagian belakang ponsel. Karena sudah dilengkapi teknologi AI, ponsel ini sudah bisa memindai wajah penggunanya.

Selain itu, ponsel murah ini masih punya fitur hiburan lainnya, mulai dari FM Radio, MiVideo, hingga GetApps.

Kesimpulan

Lagi-lagi, Xiaomi berhasil menyajikan teknologi mewah yang dikemas dengan harga murah. Tak ada ponsel di rentang Rp 1 jutaan yang lebih baik daripada Redmi 8, setidaknya hingga akhir 2019.

Baterai jumbo dengan colokan charger Type-C, ruang penyimpanan luas, hingga performa chipset menjadi daya tarik utama dari ponsel berbanderol Rp 1,799 juta ini.

Seandainya ada minus, itu berasal dari charger fast chargingnya yang dijual terpisah.

Load More