Suara.com - Harga paladium mendadak melonjak dan melampaui harga emas dalam beberapa waktu terakhir. Harga logam mulia tersebut naik 25 persen dalam dua pekan terakhir dan melejit hampir dua kali lipat dalam setahun belakangan.
Harga paladium saat ini sekitar 2.500 dolar atau sekitar Rp 34,1 juta per ons. Sementara emas, meski juga terus naik, masih di angka 1,559 dolar atau sekitar Rp 21,3 juta per ons.
Tetapi, apa itu paladium? Apa kegunannya?
Apa itu paladium?
Paladium adalah jenis logam putih dan merupakan satu dari enam anggota kelompok logam platinum (bersama dengan rutenium, rodium, osmium, iridium, dan platinum itu sendiri).
Sebagian besar stok paladium di dunia berasal dari Rusia dan Afrika Selatan. Ia merupakan produk sampingan dalam pertambangan platinum dan nikel.
Kegunaan paladium
Paladium merupakan komponen penting dalam konverter katalitik - salah satu komponen dalam sistem pembuangan gas atau emisi kendaraan, terutama dalam kendaraan berbahan bakar bensin dan hibrida.
Lebih dari 80 persen paladium yang diproduksi di Bumi digunakan dalam pembuatan konverter katalitik kendaraan. Ia berfungsi untuk mengubah gas-gas beracun seperti karbon monoksida dan nitrogen dioksida menjadi gas yang lebih aman seperti nitrogen, karbon dioksida, dan uap air.
Baca Juga: Naik Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 771.000 Per Gram
Mengapa harga paladium melambung?
Sederhana saja, harga paladium melambung karena permintaannya lebih tinggi dari ketersediaan. Jumlah paladium yang diproduksi dalam sembilan tahun terakhir, termasuk di 2020 ini, selalu berada di bawah permintaan global.
Permintaan terhadap paladium sendiri terus meningkat, terutama karena semakin banyak negara, terutama China, mengetatkan aturan soal emisi kendaraan bermotor. Alhasil para produsen kendaraan bermotor dipaksa untuk menggunakan paladium dalam jumlah lebih besar.
Sementara di Eropa, pasar mobil diesel yang menggunakan platinum semakin merosot dan permintaan terhadap mobil berbahan bakar bensin yang menggunakan paladium terus naik. Ini juga mendorong naiknya harga paladium.
Di sisi lain, status paladium sebagai produk sampingan dari platinum dan nikel membuat para produsen lebih lambat dalam merespon permintaan pasar.
Berita Terkait
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram
-
Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal
-
Harga Emas Antam Naik Tipis ke Rp 2.857.000 Juta per Gram
-
Harga Emas Pegadaian 10 April 2026 Terkoreksi Usai Naik Berturut-turut
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
HP Tecno yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasi Terbaik, Harga Murah Spek Gahar!
-
7 Tablet Murah Tahan Banting untuk Anak, Modal Rp700 Ribuan Bisa Awet Jangka Panjang
-
6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 12 GB yang Worth Dibeli April 2026
-
7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
-
5 Pilihan Smartwatch Garmin Termurah, Fitur Canggih dan Baterai Super Awet
-
Rayakan 1 Miliar Download, eFootball Hadirkan Mode Ikonis dan Pemain Legendaris
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
-
Terpopuler: 5 Merek HP Terlaris Global Periode Q1 2026, Rekomendasi HP Tipis Fast Charging
-
Huawei Pura 90 Pro Debut 20 April, Andalkan RAM 16 GB dan Chip Kirin Anyar
-
5 Kipas Tangan Portable Cas Tahan Lama: Dijamin Adem Seharian, Anti Gerah DImana pun