Suara.com - Sebuah departemen di Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) telah mendokumentasikan dan menyelidiki tentang penampakan UFO sejak awal 1950-an hingga 2009. Lebih dari satu dekade setelah program itu berakhir, sekarang datanya akan dipublikasikan kepada umum untuk pertama kalinya.
Sebelum itu, beberapa data Kementerian Pertahanan tentang UFO telah dipublikasikan secara online di situs web Arsip Nasional Inggris. Namun menurut juru bicara Angkatan Udara Kerajaaan Inggris (RAF), semua laporan tentang UFO akan dirilis tahun ini di halaman web pemerintah.
Keputusan ini dibuat setelah sebuah kantor berita Inggris, PA Media, mengajukan permintaan agar data UFO diterbitkan di bawah Undang-Undang Kebebasan Informasi.
Dilansir dari Space.com, ketertarikan Inggris terhadap UFO meningkat sekitar 1950 dan mendorong Departemen Pertahanan untuk membentuk Flying Saucer Working Party untuk membidik fenomena ini. Pembahasan mengenai UFO bahkan sempat menarik perhatian Perdana Menteri Winston Churchill pada awal 1950-an.
Flying Saucer Working Party menyimpulkan bahwa UFO adalah tipuan, delusi, atau benda yang kemungkinan salah diidentifikasi dan mengatakan untuk tidak melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai fenomena udara yang misterius ini. Namun, divisi Departemen Pertahanan lainnya melakukan penyelidikan lanjutan secara resmi di Inggris hingga abad ke-21.
Kementerian Pertahanan mempublikasikan laporan UFO terakhir pada 2009. Laporan itu berisi penampakan yang terjadi mulai Januari hingga akhir November 2009. Setelah Kementerian Pertahanan memberlakukan perubahan kebijakan pada 1 Desember 2009, divisi yang bersangkutan tidak lagi menyelidiki penampakan UFO.
"Meski begitu, apapun yang ditemukan termasuk laporan UFO yang hanya tersedia dalam bentuk hard copy akan dipublikasikan secara online bagi umum dalam beberapa bulan mendatang. Seharusnya ada beberapa hal menarik dalam data baru ini," jelas Nick Pope, mantan penyelidik UFO untuk Kementerian Pertahanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming
-
POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB
-
Pesaing MacBook, Microsoft Surface Laptop 2026 Meluncur dengan Fitur AI
-
Sharp Rilis Speaker Portable SASPro Series, Bisa Karaoke dan Live Band Tanpa Kabel
-
Game Anyar World of Tanks HEAT Segera Debut, Ada 15 Kendaraan Kustom
-
Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman