Suara.com - Realme C3 telah hadir resmi ke Indonesia untuk pasar entry level dengan harga terjangkau. Sebagai ponsel murah, apa kelebihan dan kekurangan Realme C3 ini?
Di pasar Indonesia, Realme C3 sendiri hadir dengan harga Rp 1,699 juta. Hadir langsung bersaing dengan Redmi 8, Redmi 8A, dan Realme 5i.
Realme C3 versi Indonesia ini juga berbeda dengan versi India. Yaitu tiga kamera belakang, dibanding India yang cuma 2.
Ponsel murah ini juga jadi produk Realme pertama yang mengusung antarmuka Realme UI berbasis ColorOS 7 Android 10.
Langsung berminat dengan Realme C3 ini? Namun sebelum beli ponsel murah ini, ketahui dulu kelebihan Realme C3 dan kekurangannya.
Sebelum beli, berikut kelebihan Realme C3 sebagai ponsel murah.
- Performa tinggi, berkat chipset MediaTek Helio G70 mampu main PUBG Mobile di high dengan lancar.
- Baterai jumbo, berkapasitas 5.000 mAh cukup untuk pemakaian normal lebih dari sehari.
- Kamera handal untuk foto, meski ponsel murah tapi kamera jadi kelebihan Realme C3.
- Desain cantik, ponsel murah namun tidak meniggalkan estetika.
- Layar luas, panel 6,5 inci terasa luas untuk main game.
- Reverse charging, membuat Realme C3 bisa dijadikan power bank.
Ketahui pula kekurangan Realme C3 sebelum membeli ponsel murah ini.
- Pengisian standar, butuh waktu cukup lama untuk mengisi baterai jumbo ini dengan charger standar.
- Meski chipset kencang, cuma tersedia RAM 3 GB yang terlalu terbatas untuk main game di masa depan.
Itulah kelebihan dan kekurangan Realme C3, ponsel murah dengan baterai jumbo. Berminat meminang ponsel Rp 1,699 juta ini?
Baca Juga: Unboxing And Hands on Realme C3
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto