Tekno / Gadget
Rabu, 04 Maret 2020 | 20:06 WIB
Samsung Galaxy Z Flip diluncurkan di Jakarta, Rabu (4/3/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Soal daya tahan, ponsel di dipersenjatai baterai 4.500 mAh. Adapun opsi RAM 8/12 GB dan ROM 128/512 GB.

Trio Samsung Galaxy S20 Series dijual perdana pada tanggal 6-8 Maret 2020. Adapun harga Samsung Galaxy S20 dibanderol Rp 12,999 juta, Galaxy S20 Plus Rp 14,499 juta, dan varian tertinggi Galaxy S20 Ultra dijual seharga Rp 18,499 juta.

Samsung Galaxy Z Flip

Di sisi lain, Samsung Galaxy Z Flip mengusung desain clamshell. Ketika dilipat, dimensinya hanya 87,4 x 73,6 x 17,3 mm. Namun ketika dibuka, ukurannya meluas menjadi 167,9 x 73,6 x 7,2 mm. Bobotnya sendiri mencapai 183 gram.

Dengan dimensi seperti itu, ponsel layar lipat ini masih muat untuk dimasukan dalam kantong ataupun tas. Begitu juga ketika ponsel dibuka, masih tetap bisa digenggam.

“Hari ini, kami juga meresmikan Galaxy Z Flip yang akan memperkuat kategori baru smartphone lipat,” ucap Bernard Ang, VP IT & Mobile Business Samsung Electronic Indonesia.

Berkat inovasi Flex Mode, Galaxy Z Flip dapat ditekuk, lalu merekam gambar tanpa tripod atau chatting melalui Google Duo, cukup diletakan di mana saja. Foldable UX membagi dua layar untuk membuka dua aplikasi yang berbeda.

Samsung Galaxy Z Flip hadir di Indonesia, Kamis (20/2/2020). [Suara.com/Lintang Siltya Utami]

Pengguna Galaxy Z Flip dengan nyaman dapat memilih aplikasi favorit hanya dengan menggeser dari kiri ke kanan layar, lalu memasukan ke dalam Multi-window tray.

Baca Juga: Teknologi Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra Mirip Huawei P30 Pro?

Beranjak ke bagian layar, Galaxy Z Flip membawa layar Infinity Flex dengan Samsung Thin Glass (UTG) yang dapat ditekuk, sehingga membuat perangkat lebih ramping.

Samsung juga menggunakan panel Dynamic AMOLED berukuran 6,7 inci berresolusi Full HD+. Untuk menunjukkan ketahanan layar, Galaxy Z Flip masih bisa digunakan meski dalam posisi terbuka 90 derajat. Kemampuan ini didapat setelah Samsung mengembangkan mode flex bersama Google.

Jadi ketika ditekuk, layar secara otomatis terbagi menjadi dua layar 4 inci sehingga pengguna dapat dengan mudah melihat gambar, konten atau video di bagian atas layar, dan mengontrolnya di layar bagian bawah.

Misalnya ketika pengguna membuka aplikasi YouTube, mereka bisa menonton streaming di bagian atas, sedangkan bagian deskripsi dan mengisi komentar di bagian bawah.

Samsung Galaxy Z Flip diluncurka di San Francisco, Amerika Serikat, Selasa (11/2/2020). [AFP/Josh Edelson]

Di bagian luar ponsel, terdapat layar mini berukuran 1,06 inci dengan resolusi 116 x 300 pixel. Meski ukurannya kecil, tapi lauar tersebut menggunakan panel Super AMOLED yang terlindungi Gorilla Glass 6.

Layar kecil ini punya fitur always-on display yang berfungsi untuk menampilkan notifikasi, mulai dari tanggal, waktu, status baterai, dan informasi lainnya.

Di balik tampilan luarnya, spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip dipersenjatai prosesor Qualcomm Snapdragon 855 Plus Octa-Core 64-bit dengan fabrikasi 7 nm dan kecepatan 2,95 GHz.

Prosesor tersebut juga dikombinasikan dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB. Namun perlu dicatat, ponsel terbaru ini tidak memiliki slot microSD.

Di bagian atas layar, terdapat punch hole yang menjadi tempat bernaung kamera selfie 10 MP. Sedangkan di belakang, terpasang dua kamera dengan komposisi 12 MP, f/1.8, dan 12 MP ultra wide.

Soal daya tahan, Samsung Galaxy Z Flip dibekali baterai 3.300 mAh dengan pengisian cepat 15 Watt. Selain itu, tersemat pula sensor sidik jari di pinggiran bodinya. Konektivitasnya sendiri cukup wah karena punya port USB Type C, NFC dan speaker stereo. Namun, ponsel ini tidak memiliki jack audio 3,5 mm.

Hadir dalam varian warna Mirror Purple dan Mirror Black, Mirror Gold (untuk negara tertentu), dan Thom Browne, harga Samsung Galaxy Z Flip dibanderol Rp. 21.888.000 mulai tanggal 6 Maret 2020 di seluruh Samsung Store.

Load More