Suara.com - Presiden Joko Widodo telah meminta masyarakat lebih memusatkan kegiatan di rumah. Hal itu dilakukan dalam upaya mencegah penyebaran pandemi virus Corona (COVID-19).
Namun, masih banyak masyarakat yang nakal dan berkeliaran di luar rumah, dan pergi ke tempat wisata. Padahal, salah satu pencegahan pandemi ini adalah social distancing atau menjaga jarak kontak dengan orang lain dan tidak pergi ke kerumunan.
Pengabaian itu pun dijadikan bahan seorang komika bernama Bintang Emon yang mengingatkan masyarakat mengenai bahaya virus Corona lewat video kocak.
Lewat akun Twitter miliknya @bintangemon, ia mengunggah video berdurasi 2 menit 20 detik pada 22 Maret, yang merekam dirinya menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat Indonesia tentang betapa bahaya virus Corona.
"Yang masih memiliki kewajiban untuk ke luar rumah, mohon hati-hati, kesehatannya dijaga. Dan untuk temen-temenku yang masih suka bilang, 'Elah Tang, santai aja, nyawa kita di tangan Tuhan', wet Paman Boboho, kalau emang itu prinsip ente, noh lu jongkok tengah jalan tol sambil bilang 'nyawa kita di tangan Tuhan' kalau nggak dicipok Inova lu. Emang nyawa kita di tangan Tuhan, cuma kan harus usaha kitanya, ada ikhtiar sebelum tawakal. Nah makanya lu pas pelajaran agama, jangan main QQ, kagak masuk di kepala lu. 'Tapi gue nggak apa-apa Tang kalau meninggal', ya gue juga nggak apa-apa kalau lu meninggal. Asal lu meninggal jasad lu nguap gitu, ngilang. Lah lu kalau meninggal karena ngeremehin Corona, yang lain bisa kena. Yang mandiin lu, yang nguburin lu, orang catering tahlilan lu, kena. Ya Allah jahat banget lu. Dia nggak ngerti apa-apa, cuma ngebungkusin lemper doang, kena," ucap Bintang Emon di awal videonya.
Tak hanya itu, Bintang juga mengingatkan masyarakat Indonesia yang masih ke luar rumah dan mengabaikan social distancing.
"Beda cerita kalau lu udah waspada gitu kan. Pasti ada penanganannya. Kita juga kalau diarahin buat social distancing, yang bisa ngikutin ya nurut tolong. Ada orang batuk, udah ngindarin tuh. Jangan ada yang batuk lu tegor, 'Wet batuk pak haji?' Yah lu kena Corona lu. Jangan sampe meninggal karena bercanda. Udah ada kan porsinya masing-masing nih, dokter nyembuhin, pemerintah ngatur, kita pasien nurut sama arahan. Lu kalau pasien bandel, dokternya ngambek, kita sembuhnya gimana bos? Kalau masuk angin doang mah dikerokin beres, lah Corona? Dikerokin, yang ngerokin ikut Corona juga. Beda Corona mah. Biar kata gejalanya batuk-batuk nih, lu minumin obat batuk, obat batuknya bingung, 'Ya Allah ini bukan jobdesc gue' obat batuknya yang kena Corona tuh," jelas Bintang.
Komika itu juga tampak menyindir masyarakat Indonesia yang diberikan libur, bekerja dan belajar dari rumah, namun memanfaatkannya untuk berlibur ke tempat wisata.
"Udah di rumah dulu, liburan nanti-nanti mah bisa. Lu nggak ke mall sekarang tuh nggak apa-apa, itu mall nggak bakal berubah jadi kantin, enggak. Lu nggak ke puncak sekarang juga puncak nggak bakal jadi pendek, tetep aja kita kalau ke sana nanjak-nanjak juga. Ayo mari kita sama-sama lawan Corona. Nih Corona didiemin lama-lama ngelunjak nih. Corona kalau bentukannya orang udah gue kelepak dari dulu," tambahnya.
Baca Juga: Penanganan Virus Corona, Ilmuwan Dunia Sebut Indonesia Mengkhawatirkan
Selain menghibur orang-orang dengan cara penyampaian dan wajahnya yang penuh ekspresi, video ini juga dinilai mengandung pesan inti yang dapat ditangkap masyarakat dengan mudah.
Video yang diunggahnya kini telah ditonton sebanyak lebih dari 3,5 juta penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 122 ribu kali ke sesama pengguna Twitter serta menuai beragam komentar dari warganet.
"Keresahanku tersampaikan tidak lewat emosi. Mantap bang," tulis akun @yaelahcan.
"Ngakak tapi please memang harus banget digasin orang Indonesia bandel banget," komentar @meowieb.
"Ini banyak pesan yang bagus tapi aku ngakak banget," tambah @hahapasik.
"Lucuu! Pesannya sampe, suka! Mantap Ntang," ungkap @alonkii.
Berita Terkait
-
Jihad Lawan Corona, Aa Gym Blusukan Minta Warga di Rumah Saja
-
Perang Lawan Corona, India Perpanjang Masa Lockdown hingga 31 Maret
-
4 Hukuman bagi Pelanggar Lockdown, dari Denda sampai Penjara
-
Belajar dari Italia, Negara Episentrum Baru Virus Corona
-
Ini Tempat Teraman di Tengah Penyebaran Virus Corona
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap
-
5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan