Suara.com - Belakangan beredar foto viral yang memperlihatkan dua orang berbalut kain putih menyerupai pocong yang ditempatkan di Gerbang Desa Kesongo, Kepuh, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Dua pocong tersebut berjaga untuk menakut-nakuti warga yang masih keluar malam dan menolak menaati peraturan untuk tetap di rumah, dan menjaga jarak fisik atau social distancing, demi mencegah penyebaran virus Corona.
Selang beberapa hari, berita mengenai "penggunaan jasa" pocong untuk menekan angka keluyuran selama lockdown yang dilakukan sejumlah desa di Sukoharjo, itu pun menjadi sorotan salah satu stasiun TV di Korea Selatan.
Dibagikan oleh akun Twitter @realrkzminho pada 1 April, pemilik akun mengunggah potongan video berita yang tayang di stasiun TV MBC dengan durasi 47 detik.
Pada video tersebut terlihat seorang pembawa berita perempuan tengah menjelaskan video yang ditayangkan pada layar di belakangnya.
Video tersebut menayangkan suasana malam hari di Indonesia yang kemungkinan terekam dari CCTV. Beberapa orang terlihat berjalan di jalan yang minim pencahayaan.
Detik selanjutnya menampilkan sosok pocong yang tentunya adalah manusia sungguhan bersembunyi di balik pohon. Saat salah satu orang menyadari kehadiran pocong tersebut, mereka langsung lari ketakutan.
Stasiun TV MBC ini pun juga menampilkan foto viral yang telah disebutkan sebelumnya. Video tersebut juga memperlihatkan beberapa orang yang berjalan dan dikagetkan dengan kemunculan pocong yang melompat dari atas atap rumah tak terpakai.
Alhasil, kemunculan pocong yang secara tiba-tiba itu membuat orang-orang yang lewat langsung melarikan diri.
Baca Juga: Salut! Pasien COVId-19 Siap Dilayani Robot Hasil Kolaburasi Unair - ITS
"Hantu pocong," ucap sang pembawa berita saat membaca judulnya. "Suatu malam, terlihat anak-anak yang berjalan melewati jalanan yang gelap. Tapi di sebelahnya, tiba-tiba muncul berwarna putih tanpa muka. Anak-anak tersebut langsung buru-buru melarikan diri setelah melihatnya. Di tengah pandemi Corona di Indonesia, hantu tradisional pocong berjaga di gerbang desa dan menghalangi warga untuk keluar rumah."
Adapun judul yang tertera selama berita itu ditayangkan adalah "Kemunculan hantu Indonesia di masa COVID-19" dan "Untuk mencegah penyebaran virus, pocong berjaga".
"Pocong adalah hantu Indonesia berbentuk jasad yang dibalut kain berdasarkan pemakaman secara Islam. Alasan pocong berkeliaran untuk melindungi desa adalah karena orang-orang lebih takut pada pocong daripada tertular virus Corona," tambah pembawa berita tersebut.
Unggahan yang telah ditonton sebanyak lebih dari 820 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 35 ribu kali ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Beberapa warganet bahkan tak menyangka stasiun TV Korea Selatan akan menyoroti hal ini.
"Cara orang Korea nyebut pocong dengan 'pocongie' jadi terdengar penuh kasih sayang dan agak lucu," tulis akun @melindaster.
"Pocong go international," komentar @Menik407.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS
-
5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
-
ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa