Suara.com - Sebuah studi ilmiah kontroversial mengungkapkan ada hubungan antara intensitas menonton televisi dan bermain gadget dengan risiko gangguan autisme pada bayi.
Di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 yang mengharuskan orang-orang lebih banyak tinggal di dalam rumah, membuat penggunaan gadget dan televisi meningkat.
Para peneliti dari Drexel University di Philadelphia mengkhawatirkan bahwa kondisi itu bisa meningkatkan risiko gejala gangguan spektrum autisme (ASD) pada balita.
Dilansir Daily Mail, penelitian yang dipimpin Dr. Karen Heffler, menemukan bahwa anak-anak berusia satu tahun yang kerap menghabiskan sebagian waktunya melihat layar TV dan gadget menunjukan gejala autisme di usia dua tahun.
"Studi kami memperluas penelitian sebelumnya dengan menghubungkan pengalaman media sosial dan layar awal dengan gejala seperti ASD," ujar Dr. Karen Heffler dilansir Daily Mail, Selasa (21/4/2020).
Temuan itu mengungkapkan bahwa peran orang tua untuk mengajak anak-anaknya bermain menjadi sangat penting, apalagi dalam masa karantina atau lockdown diberbagai negara. Hal itu dikatakan Dr. David Bennett yang juga ilmuan dari Drexel University.
"Temuan ini memperkuat pemahaman kita tentang pentingnya waktu bermain antara orang tua dan anak-anak," ujarnya.
"Penelitian ini merupakan peluang besar untuk mengkampanyekan kesehatan bagi masyarakat dan juga dokter agar mendidik dan memberdayakan orang tua untuk meningkatkan interaksi dengan anak-anaknya," tambahnya.
Penelitian yang dilakukan Drexel University ini melibatkan 2.000 anak-anak yang telah berlangsung sejak tahun 2009.
Baca Juga: Temui Donald Trump, Andrew Cuomo: Masa Bodoh, Katakan Saja Apa Adanya!
Namun, banyak pihak yang meragukan hasil penelitian ini. Banyak ilmuan lain yang mempertanyakan validitas dan integritas dari hasil penelitian Drexel University.
"Tidak masuk akal untuk mengklaim, berdasarkan hasil ini, bahwa waktu menatap layar (gadget) memiliki hubungan dengan autisme seseorang," tegas Dr. James Cusack, Direktur Sains di Autistica.
Berita Terkait
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela
-
Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?
-
Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit
-
Tragedi Tebet: Ketika Fasilitas Publik Berubah Menjadi Kuburan bagi Balita Tak Berdosa
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia
-
Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%