Suara.com - Salah satu ahli terkemuka di Inggris mengklaim bahwa hilangnya penciuman secara tiba-tiba, bisa menjadi tanda kuat dari virus Corona (Covid-19) dibanding demam atau batuk.
Profesor Claire Hopkins adalah Presiden British Rhinological Society dan ahli bedah konsultan telinga, hidung dan tenggorokan terkemuka. Dia memimpin dugaan kehilangan indra penciuman, anosmia, yang diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kesehatan Masyarakat Inggris sebagai gejala virus Corona.
"Satu dari enam pasien akan kehilangan indra penciuman sebagai gejala yang terisolasi, benar-benar tanpa mendapatkan gejala terkait lainnya. Satu dari empat akan cocok dengan gejala lainnya, tetapi tepat di awal infeksi. Ini adalah penanda awal infeksi yang baik," kata Hopkins dilansir laman Mirror, Senin (27/4/2020).
Ketika Anda melihat semua gejala yang berbeda, dia menambahkan, kehilangan indra penciuman sebenarnya adalah salah satu prediktor terbaik infeksi Covid-19.
"Jauh lebih baik daripada demam, dan lebih umum dan prediktor yang lebih kuat daripada batuk," tegasnya.
Dia diwawancarai Produser Video Ian Nuttall (56) dari Hampton Court, Surrey, yang menghubunginya ketika dia menyadari dia memiliki gejala tersebut.
"Salah satu hal utama yang saya khawatirkan adalah apakah pengalaman ini akan permanen. Dalam satu dari empat orang, itu permanen bahwa Anda kehilangan indra penciuman dan rasa. Itu sebenarnya cukup traumatis bagi orang-orang. Untuk sebagian besar orang, dia membuatnya cukup jelas bahwa dalam kasus Covid-19, indera kembali," bebernya.
"Sejak Prof Hopkins membuat klaim, bukti telah meningkat secara dramatis - dalam satu bulan terakhir, itu berubah dari sekadar anekdot dan dimasukkan melalui spesialisasinya, menjadi bukti yang jauh lebih luas yang mendukung ini."
Pasangan itu tetap terpisah sejauh enam kaki sepanjang waktu selama wawancara.
Baca Juga: Anti Mainstream, Begini Cara Anak Sistem Komputer Nyatakan Cinta
"Saya telah menghentikan 99 persen pekerjaan saya, tetapi ini saya pikir terlalu penting," tuturnya.
Berita Terkait
-
Ahli Uji Obat Colchicine untuk Pasien Virus Corona Covid-19!
-
Gejala Baru Virus Corona Serang Kulit, Muncul Ruam Merah hingga Gatal-Gatal
-
Ciri-ciri Terkena Virus Corona, Ini Tahapan dan Gejala Selain Batuk Demam
-
Terinfeksi Corona Covid-19, Wanita Ini Cerita Gejala Memburuk di Hari Ke-5
-
Bersin Gejala Terinfeksi Virus Corona Covid-19? Pakar Ungkap Fakta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag
-
Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?
-
Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya
-
Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan
-
Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya
-
5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah
-
23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026