Suara.com - Ventilator baru yang dikembangkan oleh NASA untuk merawat para pasien Virus Corona jenis baru atau Covid-19 telah mendapatkan persetujuan darurat dari Badan Pengawas dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.
Ventilator yang disebut VITAL (Ventilator Intervention Technology Accessible Locally) itu hanya menggunakan seperlima jumlah bagian yang diperlukan ventilator konvensional. Hal ini membuatnya lebih mudah untuk diproduksi massal secara cepat.
Ventilator ini dikembangkan para insinyur di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, California, sebagai tanggapan atas terbatasnya pasokan ventilator bagi pasien Covid-19.
"Otorisasi FDA ini merupakan tonggak penting dalam proses yang mencontohkan hal terbaik dari apa yang dapat dilakukan pemerintah dalam masa krisis," ucap Jim Bridenstine, Administrator NASA, seperti dikutip laman Space.com.
FDA menyentujui VITAL di bawah administrasi Emergency Use Authorization pada 24 Maret. Insinyur JPL mengembangkan ventilator ini dalam 37 hari dan mengujinya pada 21 April di Icahn School of Medicine, New York.
Ventilator ini merupakan salah satu dari beberapa alat dan teknologi dalam melawan Virus Corona yang ditunjukkan NASA kepada Presiden Donald Trump pada pekan lalu.
Pemilihan desain yang menggunakan lebih sedikit komponen ventilator konvensional dimaksudkan agar bisa menghindari masalah bila terjadi kesulitan material dalam rantai pasokan. Hal ini mengingat kebutuhan material untuk ventilator konvensional sangat tinggi.
Ventilator itu juga bisa dimodifikasi untuk digunakan di rumah sakit lapangan, seperti yang ada di beberapa pusat konvensi serta hotel. VITAL dirancang untuk bertahan hingga empat bulan dan bukan pengganti untuk ventilator rumah sakit khusus yang dapat bertahan bertahun-tahun.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19 Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Baca Juga: Guru Zuhdi Meninggal, Didoakan Pakai Standar Pandemik Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya