Suara.com - Para peneliti memperingatkan pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 agar tidak melakukan hubungan seks selama 30 hari.
Veerawat Manosutthi, ahli medis senior di Departemen Pengendalian Penyakit Thailand, menyarankan agar pasien sembuh virus corona harus menghindari hubungan intim selama 30 hari, termasuk untuk tidak berciuman sekalipun.
Kepada Khaosod English, Manosutthi mengatakan bahwa kondom pun tidak menjamin keamanan penularan kembali Covid-19.
"Berciuman juga harus dihindari karena diketahui juga dapat menyebar melalui mulut," ujar Manosutthi seperti dikutip dari Mirror, Minggu (17/5/2020).
Anjuran Manosutthi tersebut berdasar pada penelitian terbaru, yang menemukan bahwa beberapa pria memiliki jejak virus dalam air mani (sperma) mereka.
Dalam studi tersebut, para peneliti dari Rumah Sakit Kota Shangqiu mengambil sampel sperma dari 38 pasien Covid-19 lelaki di provinsi Henan, China.
Dalam studi yang telah dipublikasikan JAMA itu, para peneliti menulis bahwa kehadiran virus dalam semen mungkin lebih umum daripada yang dipahami saat ini, dan virus tradisional yang ditularkan secara non-seksual seharusnya tidak diasumsikan sama sekali tidak ada dalam sekresi genital.
Selain sperma, virus corona juga dapat ditemukan dalam partikel pernapasan. Artinya berciuman juga dilarang bagi orang yang baru dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Sementara di Inggris, Dr Simran Deo mendesak pemerintah untuk mengeluarkan larangan berciuman serta berbagi makanan dan minuman.
Baca Juga: Perangi Covid-19, Fitbit Buat Ventilator Darurat
“Infeksi Covid-19 menyebar melalui tetesan air atau lendir dari hidung dan mulut yang mengandung virus. Jadi hal-hal seperti mencium, berjabatan tangan, maupun berbagi makanan dan minuman dengan seseorang membuat orang semakin berisiko tertular infeksi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Dampak Covid-19, Donor Organ dan Transplantasi Menurun
-
Penelitian Terbaru: Pasien Sembuh Covid-19 Terancam Cacat Permanen?
-
Penelitian Baru: Virus Corona Kembali Bermutasi dan Sekarang Lebih Menular
-
Alhamdulillah, Abu Dhabi Temukan Pengobatan Covid-19 Baru
-
Kabar Baik, Pasien Sembuh Covid-19 Mulai Tunjukkan Tanda Kekebalan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati
-
Skema Pembiayaan Mobil Listrik Viral Wuling Aira ev
-
Dalih Geopolitik Jadi Alasan Pemerintah Lihat Ekonomi RI Tumbuh Melambat
-
Misi Satelit Lampung-1: Saat Mata AI di Luar Angkasa Kawal Ladang Singkong
-
Singapura Gunakan Teknologi Juara Piala Dunia DemI Jegal Timnas Indonesia
-
CBDK Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Laba Semester I 2026 Melonjak 225 Persen
-
Hari Pramuka Diperingati Tanggal Berapa? Simak Sejarah Lengkapnya
-
Implementasi Aspal Buton Masuk Tahap Pelaksanaan, Industri Konstruksi Siapkan Dukungan Teknologi