Suara.com - Di tengah pandemi Corona (Covid-19), banyak orang kehilangan pekerjaan dan pemasukan harian. Hal itu juga dirasakan oleh para penjual jasa service ponsel. Seorang warganet dengan akun Twitter @widodogroho, membagikan potret para penjual jasa yang berusaha mendapatkan pembeli dengan menawarkan jasanya di pinggi jalan.
Foto-foto yang diunggah pada 15 Mei itu memperlihatkan beberapa orang lelaki membawa papan dengan aneka tulisan untuk menawarkan jasa mereka dan berdiri di pinggir jalan seraya mengangkat papan tersebut ke orang-orang yang melintas.
Seorang lelaki berbaju hitam dan menggunakan masker terlihat membawa papan bertuliskan "Terima service HP semua merek bisa ditunggu bergaransi" dengan salah satu tangannya yang merentang.
Lelaki lainnya terlihat tengah berjongkok dan membuat tulisannya sendiri yang ditulis di atas styrofoam. Tulisan itu berbunyi, "Servive HP bisa ditunggu".
"Penjual jasa servis telepon seluler menawarkan jasanya di pinggir jalan kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta, lantaran gerai mereka di PGC di tutup," tulis pemilik akun @widodogroho dalam kolom keterangan pada unggahannya.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 7 ribu kali ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang merasa miris dan sedih dengan kondisi mereka.
"Semoga badai Covid-19 segera berlalu," tulis akun @MasPangesti.
"Sedih banget liatnya, semoga perjuangan mereka nggak sia-sia," komentar @FloNadayang.
"Panjang umur para pekerja keras," tambah @ditelansenja.
Baca Juga: Awas! WHO Peringatkan Akan Ada Gelombang Kedua Covid-19
"Di Roxy juga sama, kebanyakan di parkiran dan ruko situnya. Ku kira rame apaan, ternyata tukang service. Kasihan juga," ungkap @kkamjong_ireng.
"Sumpah nggak tega liatnya. Semoga rejeki lancar terus ya pak dan pandemi segera berakhir biar gerainya buka lagi seperti biasa," cuit @laxmanayulindr1.
Berita Terkait
-
Bikin Ngakak, Akun Twitter Dinkes Jatim Salah Unggah Permainan E-Commerce
-
Mirip Ospek, Istri Warganet Ini Ubah Daftar Belanjaan Jadi Teka-teki
-
Surat Keterangan Bebas Corona Dijual Online, Bikin Geram Warganet
-
Kreatif Tapi Bikin Ngakak, Beredar Tas Berbentuk Masker Segede Gaban
-
Kreatif! Anak Kos Ini Manfaatkan Lilin dan Kaleng untuk Makan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN
-
MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja