Suara.com - Para admin pemegang akun media sosial dari lembaga resmi sudah seharusnya lebih berhati-hati sebelum mengunggah sesuatu. Jika tidak, maka akan ada hal yang tidak diinginkan. Seperti yang dilakukan oleh admin akun Twitter Dinas Kesehatan Jawa Timur (Dinkes Jatim) yang salah mengunggah tautan permainan dari e-Commerce.
Dibagikan kembali oleh akun Twitter @jawafess pada 16 Mei, pemilik akun mengunggah gambar tangkapan layar yang memperlihatkan akun Twitter Dinkes Jatim @dinkesjatim, mengunggah tautan permainan Shopee Tanam beberapa kali.
Shopee Tanam merupakan salah satu permainan yang ada dalam platform e-commerce Shopee dan hanya pengguna yang memiliki akun yang bisa memainkannya. Caranya pun cukup mudah, yaitu dengan memilih bibit tanaman dan menyiraminya dengan air virtual hingga panen.
Umumnya, para pengguna sering berbagi tautan Shopee Tanam untuk meminta bantuan pengguna lain menyirami tanaman agar lebih cepat panen.
"Pokoke tanam sopi yang utama lur," tulis akun @jawafess dalam kolom keterangan.
Unggahan tersebut saat ini telah dihapus oleh akun Twitter Dinkes Jatim. Namun, jejak digital yang ditemukan warganet membuat mereka terhibur. Warganet menilai kemungkinan besar admin salah masuk akun.
Meski begitu, akun Dinkes Jatim telah memberikan klarifikasi lewat akun Instagram @dinkesjatim dengan meninggalkan komentar pada akun Instagram @shitpostingtwitter.id.
"Kami mohon maaf, hal tersebut tidak ada unsur kesengajaan karena ada kesalahan teknis yang tidak disengaja," tulis akun Instagram Dinkes Jatim.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 3.400 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
Baca Juga: Samsung Galaxy Fold Murah Siap Meluncur Juli Mendatang
"Tolong ini siapa yang ngadmin bikin ngakak wkwk," tulis akun @MegaSoniaPutri.
"Adminnya pasti salah login Twitter wkwk aku juga pernah gitu waktu megang OA," ungkap @Dchzayn_.
"Ngakak, adminnya ikut-ikut Shopee Tanam dong," komentar @cheliahani.
"Cara cepat panen dengan bantuan followers, mantap," tambah @Aprilian_Azmy.
"Dibantuin disiram se-Jatim wkwk," cuit @melanggarnya.
Berita Terkait
-
Mirip Ospek, Istri Warganet Ini Ubah Daftar Belanjaan Jadi Teka-teki
-
Surat Keterangan Bebas Corona Dijual Online, Bikin Geram Warganet
-
Kreatif Tapi Bikin Ngakak, Beredar Tas Berbentuk Masker Segede Gaban
-
Kreatif! Anak Kos Ini Manfaatkan Lilin dan Kaleng untuk Makan
-
Satu Bangku Berdua, Foto Jaga Jarak di Tengah Pandemi Ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN