Suara.com - Baru-baru ini, beredar pengalaman tak menyenangkan yang dialami oleh seorang pengemudi ojol. Pengemudi ojol ini mengaku akunnya dibekukan karena kurang mengembalikan uang kembalian kepada pelanggan sebesar Rp 200.
Hal itu ia bagikan sendiri melalui akun Instagram @maulanasangsakarr, yang kemudian dibagikan kembali lintas platform oleh akun Twitter @hendralm pada 4 Juni.
Dalam unggahannya, ia membagikan gambar tangkapan layar pada aplikasi layanan ojol bagi pengemudi. Dalam kolom Pencapaian, terdapat ulasan yang diberikan oleh para pengguna setelah menyelesaikan pesanan.
Pada kolom paling atas, terdapat ulasan dari pengguna ojol yang tak diketahui identitasnya. Ia menulis ulasan pada 30 Mei, "Pesanan sudah diantar sesuai aplikasi tapi uang kembaliannya kurang 200 rupiah", sekaligus memberi pengemudi ojol itu bintang satu sebagai rating kepuasan pelanggan.
Pengemudi ojol tersebut pun mengunggah kronologi kejadian. Ia mengaku mendapatkan pesanan melalui layanan GoMart dan berbelanja dengan total Rp 124.800.
Setelah mengantar pesanan tersebut, pelanggan memberi uang sebesar Rp 200.000 dan pengemudi memberi kembalian sebesar Rp 75.000. Pada saat itu, pengemudi mengatakan ia tidak memiliki uang Rp 200 untuk kekurangan kembaliannya, karena telah mengeluarkan uang pecahannya untuk biaya parkir sebesar Rp 2.000.
Setelah dijelaskan, pengemudi ojol tersebut mengira bahwa pelanggan telah mengerti kondisinya dan menyelesaikan orderan. Namun, sejak 1-3 Juni pengemudi mengaku tidak mendapatkan pesanan yang masuk.
Setelah dicek dalam aplikasi, ia mendapatkan ulasan seperti yang ditulis sebelumnya. Hal itu pun membuat akun miliknya dibekukan oleh pihak Gojek.
"Saya kira orang tersebut sudah mengerti dan saya lanjut untuk menyelesaikan orderan. Keesokan harinya dimulai dari tanggal satu hingga sekarang saya tidak pernah mendapatkan orderan sama sekali, pas saya cek komentar Customer ternyata ada komen seperti itu, ya Allah saya sempet gondok dan berbagi cerita ke sesama temen-temen ojol. Akhirnya kita sepakat untuk datangi orang tersebut dan berpartisipasi mengeluarkan uang 200 rupiah untuk dikasihkan kepada orang yang sudah komentar dan memberi bintang satu kepada akun saya," tulis pengemudi ojol dalam kolom keterangannya.
Baca Juga: Perubahan Iklim Sebabkan Kiamat Serangga?
Ia melanjutkan, "Itu dimaksudkan agar orang tersebut tahu dan mengerti bahwa yang dia lakukan adalah tindakan salah dan sadar atau tidak sadar dia sudah memutuskan rezeki seseorang di mana keadaan sedang seperti ini. Orang yang kami datangi awalnya sempet ngotot karena dia berpikir dia merasa benar, setelah saya dan kawan-kawan menjelaskan akhirnya orang tersebut meminta maaf khususnya kepada saya dan saya juga mengingatkan untuk tidak mengulanginya karena kita tidak tahu nasib dan keadaan seseorang."
Unggahan itu pun menarik perhatian warganet. Beberapa bahkan menyebut akun Gojek Indonesia untuk mengembalikan akun pengemudi yang bersangkutan.
"Gila aja sih ngasih bintang satu sampai akun drivernya dibekukan cuma gara-gara kembalian kurang 200 perak," tulis akun @hendralm dalam kolom keterangan.
Meski begitu, dalam kolom komentar akun @gojekindonesia pun telah memberi pernyataan bahwa baik akun pengemudi maupun pengguna akan diblokir sementara.
"Hi kak, tidak ada pemblokiran terhadap akun mitra tersebut. Sebagai informasi, mitra atau konsumen yang mendapat rating bintang satu akunnya akan diblokir sementara. Namun hal ini kami lakukan dengan hati-hati melalui investigasi. SOP ini demi melindungi mitra dan konsumen dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab," tulis akun @gojekindonesia.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 18 ribu ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet.
Berita Terkait
-
Indikasi PDP Corona, Pengguna Ojol Ini Bohongi Pengemudi
-
Kena Tipu Pizza Rp 550 Ribu, Driver Gojek Dapat Kejutan dari Polda Banten
-
Tega Banget, Kisah Ojol Kena Order Fiktif Ratusan Ribu Ini Bikin Nyesek
-
Terekam Kamera Naik Kuda, Ojol Ini Jadi Sorotan Warganet
-
Anak Menangis Kelaparan, Driver Ojol Panik Tukar TV Jadul dengan Beras
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis
-
71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis
-
5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?
-
Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru
-
6 HP dengan Kamera Zoom Terbaik 2026, Foto Jarak Jauh Tetap Tajam
-
Motorola Edge 70 Pro Plus Segera Debut, Diprediksi Bawa RAM 16 GB
-
10 HP Terlaris Global Q1 2026: iPhone 17 Memimpin, Samsung Ungguli Xiaomi
-
4 HP Honor RAM 12 GB 5G Terbaru, Performa Gahar Mulai Rp3 Jutaan