Suara.com - Driver ojek online terpaksa berencana menukar telivisi 14 inci miliknya dengan 5 liter beras karena sang anak merengek kelaparan.
Namun sulitnya ekonomi di tengah pandemi corona bikin rencana itu sulit direalisasikan.
Kisah driver itu dibagikan Twitter @eko_kuntadhi. Doa menunjukkan tangkapan layar percakapan di WhatsApp dengan salah satu driver ojol yang tak disebutkan identitasnya.
Terlihat, driver ojol tersebut berniat meminta tolong menukarkan televisi 14 inci miliknya dengan beras.
"Mas mau minta tolong. Saya punya TV 14 inci, bisa nggak ya dituker dengan beras? Berapa aja, Mas, yang penting anak-istri saya bisa makan," tulis sang driver ojol.
Ojol tersebut juga curhat tentang usahanya menjual televisi miliknya di beberapa orang namun tak kunjung terjual.
"Saya sudah jual ke mana-mana enggak laku juga. Minta tolong ya, Mas. Saya sudah beberapa hari ini ngojek enggak dapet orderan. Sepi bener," lanjutnya.
Ia terpaksa menjual karena memang pendapatan ojol hingga saat ini belum cukup untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari karena orderan sepi.
"Saya gadai saja, Mas, TV saya dengan beras 5 liter. Nanti kalau sudah punya uang, saya ganti, Enggak apa-apa deh enggak punya TV, yang penting anak-anak saya pada makan. Kasihan mereka dari semalem ngerengek minta makan terus," jelas driver ojol.
Baca Juga: 6 Kisah Pilu Driver Ojol Saat Pandemi dan Sepi Order, Ada Yang Bunuh Diri
Mengetahui niat tersebut, si penerima pesan pun tersentuh hatinya. Ia kemudian meminta si driver ojol agar datang ke rumahnya tanpa perlu membawa televisi.
"Datang ke rumah saja, TV-nya biar aja di rumahmu. Kasihan anak-anak liburan malah enggak bisa nonton TV," balas si penerima pesan.
Belum diketahui terkait kebenaran cerita tersebut, pun dengan identitas si driver ojol. Namun unggahan itu berhasil menarik perhatian warganet.
Berita Terkait
-
Kisah Abdullah Nekad Isolasi Diri dari Corona di Tenda Pinggiran Sungai
-
Kena PHK Tanpa Pesangon, Akun Ini Bikin Semesta Twitter Terenyuh
-
Agus Sesak Napas Lalu Meninggal Mendadak di Warkop, Dievakuasi Tim Corona
-
Odang Meninggal saat Salat di Masjid, Jenazah Ditangani Protokol Corona
-
Ada Corona, Tiara Terpaksa Tetap Keliling Jualan Donat agar Tak Kelaparan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban