Suara.com - Ilmuwan menemukan jejak kaki kuno yang terpelihara dengan baik di Korea Selatan. Diduga, kemungkinan milik leluhur buaya berkaki dua yang berkembang pesat pada 100-145 juta tahun lalu.
Menurut Scientific Reports, mulanya jejak yang ditemukan di Lower Cretaceous Jinju Formation, sebuah wilayah di Korea Selatan yang kaya akan fosil. Berdimensi 800 m persegi dengan bagian stratigrafi hingga 5 m, jejak diprediksi milik pterosaurus raksasa yang berjalan dengan dua kaki. Namun, ahli paleontologi di Universitas Pendidikan Nasional Chinju, Korea Selatan dan Universitas Queensland, Brisbane, Australia, berpendapat jejak itu kemungkinan milik hewan kuno berkaki dua yang sekarang dikenal sebagai buaya modern.
"Yang mengejutkan, tidak adanya jejak manus (tangan) yang konsisten di jalur. Tidak ada bukti definitif, baik dari pes-on-manus (foot on hand), menunjukkan jejak dibuat oleh satwa berkaki empat yang berjalan hanya dengan dua kaki," tulis para ilmuwan dalam laporan, seperti dikutip dari IFL Science pada Jumat (12/6/2020).
Pada saat ditemukan, jejak dinamai Batrachopus grandis dan berukuran sekitar antara 18 dan 24 cm dengan panjang tubuh hingga 3 m.
Para pakar mendokumentasikannya dengan foto dan fotogrametri tiga dimensi untuk menelusuri garis besar jejak dan mengukur parameternya.
Analisis menyeluruh menyimpulkan bahwa jejak ini milik spesies baru crocodylomorph, kelompok awal reptil dari nenek moyang buaya modern, buaya pemakan ikan, dan buaya yang lebih beradaptasi secara terestrial daripada spesies lain pada saat itu. Jejak ini adalah yang pertama menunjukkan perkembangan bipedal atau berkaki dua, yang sebelumnya tidak diketahui karakteristik untuk spesies ini.
Penemuan ini bisa berarti bahwa jejak yang ditemukan di situs yang lebih muda mungkin juga milik crocodylomorph, yang sebelumnya dianggap milik pterosaurus raksasa yang berjalan dengan dua kaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi