Suara.com - Baju astronot baru SpaceX merupakan salah satu fitur inovatif yang dinikmati astronot Crew Dragon selama penerbangan uji Demo-2 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Dua astronot NASA, Doug Hurley dan Bob Behnken adalah manusia pertama yang mengenakan pakaian antariksa serba putih buatan SpaceX di luar angkasa selama misi peluncuran.
Baju antariksa SpaceX dibuat khusus untuk para astronot dan karenanya digunakan secara luas selama pelatihan untuk misi Demo-2.
Karena pakaian antariksa itu sesuai dengan tipe tubuh masing-masing astronot, Hurley mengatakan bahwa baju itu membuat mereka jauh lebih mudah untuk masuk dan keluar dari dalam gravitasi nol, dibandingkan dengan pakaian lama yang disebut Advanced Crew Escape Suit (ACES).
"Kami memberikan nilai bintang lima untuk pakaian itu," ucap Behnken dalam diskusi tentang setelan SpaceX, seperti dikutip dari Space.com, Minggu (14/6/2020).
Behnken menunjukkan beberapa fungsi utama dari pakaian antariksa tersebut, seperti melindungi para astronot jika terjadi kebakaran atau depressurization di pesawat luar angkasa Crew Dragon.
Kedua astronot ini berterima kasih kepada kru yang mengembangkan pakaian antariksa, dengan menyelaraskan pakaian dengan fungsionalitas Crew Dragon.
Sarung tangannya dirancang untuk bekerja dengan layar sentuh pesawat luar angkasa dan pakaian antariksa dibuat untuk menyambungkan ke kursi umbilical yang membawa oksigen dan udara dingin dari pesawat luar angkasa.
"Salah satu hal yang penting dalam pengembangan setelan itu adalah membuatnya mudah digunakan, sesuatu yang harus dipasang oleh para kru saat mereka duduk, dan pakaian itu mengurus hal-hal dari sana," kata Chris Trigg, manajer peralatan kru dan pakaian antariksa SpaceX.
Baca Juga: SpaceX Kembali Coba Antar 2 Astronot Amerika Serikat ke ISS Pagi Nanti
Pakaian antariksa telah diuji coba di luar angkasa sebelumnya, hanya untuk memastikan itu sudah siap dipakai oleh para astronot.
Berita Terkait
-
SpaceX Berhasil Orbitkan 60 Satelit Starlink, Bawa Sistem Uji Terbaru
-
Ada Penampakan UFO saat Peluncuran SpaceX?
-
Bukan Teknologi Canggih, Astronot Bawa Benda Unyu jadi Indikator Gravitasi
-
Ramai Suit SpaceX, Netizen: Duta Sheila on 7 Juga Pernah Punya Suit Keren
-
Rusia Heran, Amerika Kok Girang SpaceX Sukses Bawa Astronot ke Antariksa
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air
-
Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas
-
Masuk ke Indonesia 2 April 2026, Xiaomi Pamer Skor AnTuTu POCO X8 Pro Series
-
5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 31 Maret 2026: Ada Skin Pet, Pirate, dan M14 Panther Gratis
-
Samsung dan AMD Kolaborasi, Siapkan Memori AI HBM4 untuk GPU Instinct Terbaru 2026
-
OPPO Hyper Legend Cup 2026: 2 Tim Indonesia Lolos ke Grand Final MLBB Asia Tenggara
-
Lenovo Gandeng Huddly: Ruang Rapat Konvensional Anda Akan Berubah Jadi 'Smart' Berkat Kamera AI
-
7 Tablet Gaming Murah Rp2 Jutaan untuk Main Game Berat, Layar Smooth Bebas Lag
-
Bocoran Harga iPhone Fold: Tawarkan Revolusi Desain, Kompetitif Lawan Galaxy Z Series