Suara.com - Saat ini tidak ada bukti bahwa virus yang menyebabkan Covid-19 dapat menyebar melalui makanan, kemasan makanan atau peralatan, tetapi Badan Makanan Singapura (SFA) sedang memonitor dan melakukan studi perkembangan di area ini.
Seorang juru bicara dari agensi mengatakan hal ini pada Senin malam (15/6/2020), sebagai tanggapan atas pertanyaan dari The Straits Times, menyusul berita pekan lalu bahwa jejak virus corona dilaporkan telah terdeteksi pada talenan yang digunakan untuk mengiris salmon di sebuah pasar di Beijing.
Juru bicara SFA mengatakan bahwa berdasarkan pengetahuan saat ini di komunitas ilmiah dan otoritas kesehatan masyarakat di seluruh dunia, tidak ada bukti bahwa virus yang menyebabkan Covid-19 akan ditularkan ke manusia, melalui makanan atau kemasan makanan dan peralatan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa pada 7 April, tidak ada bukti virus yang menyebabkan penyakit pernapasan seperti Covid-19, ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan.
"Virus corona tidak dapat berkembang biak dalam makanan; mereka membutuhkan hewan atau inang manusia untuk berkembang biak," kata badan kesehatan global dalam sebuah dokumen tentang tautan antara Covid-19 dan keamanan pangan yang dipublikasikan di situs webnya.
WHO menambahkan bahwa jalur penularan utama virus adalah melalui kontak orang-ke-orang dan melalui kontak langsung dengan tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
"Sangat penting bagi industri makanan untuk memperkuat langkah-langkah kebersihan pribadi dan memberikan pelatihan penyegaran pada prinsip-prinsip kebersihan makanan, untuk menghilangkan atau mengurangi risiko permukaan makanan dan bahan kemasan makanan yang terkontaminasi dengan virus dari pekerja makanan," katanya.
Juru bicara SFA juga menegaskan kembali pentingnya kebersihan publik dan pribadi yang baik.
Praktik seperti itu termasuk memastikan makanan dimasak dengan benar sebelum dikonsumsi, tidak berbagi makanan atau minuman dengan orang lain, dan tidak terlibat dalam penanganan atau persiapan makanan jika seseorang merasa tidak sehat, katanya.
Baca Juga: Risiko Penyebaran Covid-19 Tinggi, Hindari 5 Ruangan seperti Ini!
Orang-orang juga harus segera mencari perhatian medis dan tinggal di rumah jika tidak sehat, mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum makan dan setelah mengunjungi kamar mandi, dan menghindari menyentuh wajah mereka.
Berita Terkait
-
Studi Terbaru, Sakit Kepala Bisa Jadi Gejala Pasien Covid-19?
-
Tafsiran Baru Kalender Suku Maya: Dunia akan Berakhir pada 21 Juni
-
Risiko Penyebaran Covid-19 Tinggi, Hindari 5 Ruangan seperti Ini!
-
Cegah Penularan, Setiap Gang Tempat Tinggal Pasien Covid Ditutup Portal
-
Lagi, Studi Terbaru Sebut Perokok Berisiko Lebih Kecil Terkena Covid-19
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
Terkini
-
Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70
-
Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta
-
KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS
-
Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya
-
Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu
-
Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja
-
Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan
-
Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax
-
Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?
-
42 Perusahaan Masuk Radar KLH, Sanksi Berat Menanti Jika Terbukti Bakar Hutan