Suara.com - Epic Games tampaknya sengaja menghilangkan mobil-mobil polisi dari game andalannya, Fornite, demikian dikutip Engadget dari Wall Street Journal pekan ini.
Hilangnya mobil-mobil polisi itu diduga berhubungan dengan gelombang demonstrasi serta kritik atas kekerasan yang dilakukan polisi di Amerika Serikat terhadap warga kulit hitam.
Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa serta Australia memang sedang dilanda gelombang gerakan Black Lives Matter (BLM), untuk memprotes perlakuan tidak adil yang sisteatis terhadap warga kulit hitam.
Epic Games sendiri belum memberikan penjelasan soal hilangnya mobil-mobil polisi dari Fortnite.
Industri game pada umumnya memang terlihat mendukung gerakan BLM. Game Call of Duty: Modern Warfare misalnya menampilkan slogan "Black Lives Matter" saat pertama kali dinyalakan.
Sementara produsen game Rockstar Games memantikan untuk sementara permainan GTA Online dan Red Dead Online beberapa waktu lalu sebagai bentuk penghormatan atas gerakan BLM.
Epic Games sendiri termasuk yang agak halus dalam menanggapi gerakan BLM. Perusahaan itu baru-baru ini mengatakan tidak akan menghukum pemain yang mengekspresikan aspirasi politik dalam game buatannya, termasuk Fortnite.
Berita Terkait
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Grand Heist City Segera Hadir ke Fortnite, Gameplay Mirip GTA
-
Fortnite Kembali ke Android: Akhir Drama Epic vs Google di Play Store!
-
Meta Geser Fokus ke Mobile: Horizon Worlds Tinggalkan VR, Siap Tantang Roblox dan Fortnite?
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming
-
POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB
-
Pesaing MacBook, Microsoft Surface Laptop 2026 Meluncur dengan Fitur AI
-
Sharp Rilis Speaker Portable SASPro Series, Bisa Karaoke dan Live Band Tanpa Kabel
-
Game Anyar World of Tanks HEAT Segera Debut, Ada 15 Kendaraan Kustom
-
Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman