Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa mereka menghentikan uji klinis dari obat anti-malaria hydroxychloroquine untuk merawat pasien Covid-19.
“WHO telah menerima rekomendasi dari Komite Pengarah Internasional Solidaritas Trial untuk menghentikan percobaan hydroxychloroquine dan lopinavir/ritonavir,” kata WHO dalam sebuah pernyataan dilansir dari Anadolu, Senin (6/7/2020).
“Pengujian itu dilakukan oleh WHO untuk menemukan pengobatan yang efektif khususnya bagi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit," tambah organisasi tersebut.
Menurut hasil uji sementara, hydroxychloroquine dan lopinavir/ritonavir tidak punya efek cukup besar untuk mencegah kematian pada pasien Covid-19.
Pada Mei lalu, WHO menghentikan uji coba hydroxychloroquine untuk pasien Covid-19 karena masalah keamanan.
Virus corona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, pertama kali diidentifikasi di China, dan telah menyebar ke 188 negara dan wilayah.
Amerika Serikat, Brasil, dan Rusia saat ini merupakan negara paling terdampak pandemi ini.
Pandemi telah menewaskan lebih dari 528.200 orang di seluruh dunia, dengan lebih dari 11,1 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 6 juta pemulihan, menurut angka yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS.
Baca Juga: Pakai Cara Hitung WHO, Angka Kematian COVID-19 di Indonesia Lebih Tinggi
Berita Terkait
-
Para Pakar Bersatu Mendesak WHO Perbarui Pedoman Pencegahan Covid-19
-
WHO Harapkan Hasil Uji Coba Obat Covid-19 Keluar Dua Minggu Lagi
-
WHO Resmi Hentikan Uji Coba Hidroklorokuin Sebagai Obat Covid-19
-
Pro dan Kontra Studi Hydroxychloroquine bagi Pasien Covid-19
-
Ditunggu! 2 Pekan Lagi WHO Dapatkan Hasil Awal Uji Coba Obat Covid-19
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana