Sebuah penelitian dari University of Arizona menemukan bahwa memakai masker penutup wajah, mengurangi risiko infeksi sebesar 24 persen untuk masker berbahan kapas sederhana dan hingga 99 persen untuk masker dengan tingkat medis yang profesional.
Para ilmuwan juga telah menyusun peringkat bahan masker wajah dari yang paling efektif hingga yang paling tidak efektif dalam pengujian.
3. Hanya orang sakit yang perlu memakai masker
Hanya karena seseorang tidak mengalami gejala Covid-19, bukan berarti orang tersebut tidak sakit. CDC mengutip lebih dari selusin penelitian yang menunjukkan, orang tanpa gejala masih dapat menyebarkan virus Corona, termasuk jika orang tersebut tidak sadar telah terinfeksi.
Untuk mencegah penularan virus ke orang lain, hal yang paling aman dilakukan adalah mengenakan masker setiap kali berada di dekat seseorang ketika pergi ke luar rumah. Ini akan membantu menurunkan risiko penyebaran tetesan pernapasan karena berbicara, batuk, dan bersin.
Ada bukti yang berkembang bahwa virus Corona mungkin dapat bertahan di udara. Artinya, seseorang bisa terinfeksi jika menghirup udara tersebut.
Dengan mengenakan masker penutup wajah, itu membentuk penghalang yang menjebak tetesan pernapasan disebarkan oleh pemakainya.
Artinya, jika seseorang tidak mengenakan masker dan menghirup udara yang sama dengan orang terinfeksi yang juga tidak memakai masker, risiko terkena virus Corona akan meningkat.
4. Mengenakan masker medis dapat menghirup lebih banyak karbon dioksida
Baca Juga: Google Kampanyekan Penggunaan Masker Lewat Doodle Hari Ini
Jika digunakan dengan benar, masker menutupi pangkal hidung dan memanjang di bawah dagu tanpa celah di samping, sepenuhnya menutupi hidung dan mulut penggunanya.
Beberapa orang berpendapat bahwa masker medis dapat menjebak karbon dioksida, dan menyebabkan penggunanya menghirup lebih banyak CO2. WHO mengatakan, penggunaan masker bedah dalam waktu yang lama tidak akan menyebabkan keracunan CO2 atau kekurangan oksigen.
5. Tidak perlu menjaga jarak jika mengenakan masker
Orang-orang mengenakan masker penutup wajah untuk mengurangi penyebaran virus Corona, ketika pergi ke tempat umum dan bertemu banyak orang. Namun, WHO mengatakan, penggunaan masker saja tidak cukup untuk memberikan perlindungan yang maksimal.
Berbeda dengan masker N95 yang menjalani proses setifikasi, tidak ada badan yang mengatur bahan atau proses pembuatan masker yang dijual bebas lainnya atau masker yang dibuat di rumah.
Oleh karena itu, selain menggunakan masker, seseorang juga harus menjaga jarak aman atau physical distancing satu sama lain, sering mencuci tangan dengan air dan sabun, dan menghindari menyentuh bagian wajah.
Berita Terkait
-
Mulai Besok, Warga Bandung Tak Pakai Masker Kena Denda Rp 100 Ribu
-
Warga Bogor Didenda Rp 500 Ribu Jika Tak Pakai Masker!
-
Google Kampanyekan Penggunaan Masker Lewat Doodle Hari Ini
-
Trik dan Tips Make Up Tahan Lama Saat Pakai Masker dan Face Shield
-
Buktikan tidak Ganggu Pernapasan, Seorang Dokter Lari pakai Masker Kain
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing
-
4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas
-
Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!
-
Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli
-
10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship
-
4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol
-
Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship
-
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
-
Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
-
Cara Membuat Username WhatsApp, Bisa Chat Tanpa Nomor HP