Suara.com - Para ilmuwan menemukan petunjuk tentang kompleks kuil monumental yang berasal dari awal Zaman Besi. Lokasinya tersembunyi di bawah gundukan tanah, dikenal sebagai Navan Fort di Irlandia Utara. Secara keseluruhan, rangkaian struktur ini tampaknya adalah struktur kuil terbesar dan paling kompleks yang ditemukan di Eropa Utara saat ini.
Secara kasat mata, Navan Fort terlihat lebih dari sekadar pagar bundar di puncak bukit yang berada di dalam gundukan besar lainnya dan dibatasi pepohonan. Tradisi lokal menjelaskan bahwa inilah situs pemujaan Macha, dewi perang dan kesuburan kuno. Ditemukan di Country Armagh, Irlandia Utara, saat ini benteng dipandang sebagai ibu kota kuno Ulster dan salah satu situs kerajaan Irlandia.
Meskipun kekayaan sejarah mengenai situs ini telah lama diakui, tetapi tampaknya Navan Fort mungkin lebih besar dan lebih signifikan daripada yang disadari sebelumnya.
Dilaporkan dalam Oxford Journal of Archaeology, para arkeolog dari Queen's University Belfast dan University of Aberdeen di Skotlandia baru-baru ini meneliti Navan Fort lebih dalam menggunakan berbagai teknik survei arkeologi non-invasif. Perbedaan tanda magnetis dan hambatan listrik pada tanah terlihat dari sejumlah fitur yang tersembunyi di lanskap bawah tanah, seperti jejak kaki bangunan kuno yang telah lama hilang.
Sebelumnya juga diasumsikan bahwa situs ini sebagian besar ditinggalkan pada tahun 95 SM, tetapi temuan baru menunjukkan bahwa aktivitas berlanjut sepanjang Abad Pertengahan pada milenium pertama Masehi dan seterusnya.
"Penggalian pada 1960-an mengungkap salah satu rangkaian bangunan paling spektakuler di kawasan prasejarah mana pun di Eropa, termasuk serangkaian bangunan berbentuk angka 8 dari Zaman Besi Awal dan struktur cincin kayu setinggi 40 meter yang dibangun pada tahun 95 SM. Setelah pembangunan yang terakhir, segera diisi dengan batu dan dibakar untuk membuat gundukan besar yang sekarang mendominasi situs ini," kata Dr Patrick Gleeson, dosen senior arkeologi di Queen's University Belfast.
Dilansir dari IFL Science pada Jumat (7/8/2020), menurut Patrick Gleeson, terdapat data tambahan yang signifikan, mengisyaratkan bahwa bangunan yang ditemukan pada 1960-an itu bukanlah bangunan rumah tangga yang dihuni raja, melainkan serangkaian kuil besar dan beberapa arena ritual terbesar dan paling kompleks.
Berita Terkait
-
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan
-
Dikira Enak Hidup di Spanyol, Migran Maroko Pilih Balik Kanan karena Kelaparan di Enklave Ceuta
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
-
Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2
-
5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
-
OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu
-
5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman