Suara.com - Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft yang belakangan getol membiayai riset terkait wabah penyakit, memperkirakan bahwa pandemi Covid-19 akan berakhir pada penghujung 2021 untuk negara-negara kaya.
"Pengembangan inovasi baru di bidang diagnosis, obat-obatan baru, dan pada vaksin sebenarnya sangat mencengangkan. Itu yang membuat saya yakin bahwa untuk negara-negara kaya, kita bisa menyelesaikan ini di penghujung 2021," kata Gates dalam wawancara dengan majalah Wired yang terbit Jumat (7/8/2020).
Lalu bagaimana dengan mereka yang hidup di negara miskin atau sedang berkembang?
"Untuk dunia pada umumna (wabah ini) akan selesai pada akhir 2022," kata Gates yang turut mendanai pengembangan sejumlah vaksin Covid-19 di dunia.
Menurut Gates vaksin-vaksin yang kini sedang dikembangkan memang akan berhasil melawan Covid-19. Tetapi masalah terletak pada proses dan kapasitas produksinya. Terbatasnya jumlah vaksin, menurut dia, akan membuat negara-negara berduit menjadi prioritas utama saat vaksin siap diproduksi.
Pekan ini organisasi kesehatan dunia, WHO, juga telah memperingatkan apa yang disebutnya sebagai nasionalisme vaksin. WHO memperingatkan negara-negara kaya bahwa memonopoli vaksin justru tidak akan membuat mereka bebas dari Covid-19 sepenuhnya.
"Nasionalisme vaksin tidak baik, tidak akan membantu kita sama sekali," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Jumat (7/8/2020).
"Agar dunia bisa pulih dengan cepat, maka kita harus pulih bersama. Karena saat ini dunia sudah berglobalisasi: perekonomian saling berkaitan," imbuh dia.
Baca Juga: Buat Vaksin hingga Imunisasi Corona, Pemerintah Butuh 4,5 Miliar Dolar
Saat ini beberapa calon vaksin Covid-19 potensial dikembangkan oleh Inggris, Amerika Serikat, dan China. Diperkirakan vaksin-vaksin ini akan tersedia tahun awal 2021. Indonesia sendiri bekerja sama dengan China untuk mengembangkan vaksin Sinovac.
Berita Terkait
-
Mantan Istri Bill Gates Tanggapi Epstein Files, Singgung 'Masa Menyakitkan Pernikahan'
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Viral Klarifikasi Homeless Media, 7 HP Midrange RAM Besar Baterai Jumbo
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?
-
Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai
-
7 HP Snapdragon Terbaru yang Masuk Indonesia 2026, Spek Premium dan Performa Ngebut
-
Shokz OpenFit Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Headphone Open-Ear Canggih dan Baterai 50 Jam