Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku butuh dana besar untuk memproduksi Vaksin Covid-19 hingga melakukan imunisasi kepada masyarkat.
Ia mencontohkan, jika harga vaksin 15 dolar AS dan jumlah penduduk sekitar 300 jiwa, maka membutuhkan dana sekitar 4,5 miliar dolar AS.
"Bayangkan ini produksinya 320 sampai 380 juta imunisasi, jarum suntiknya kan musti ada juga segitu banyak, belum tenaga kerjanya, belum beli vaksinnya karena hari ini kan kita belum bisa ciptakan," ujar Erick dalam sebuah perbincangan yang disiarkan Youtube Kumparan, Jumat (7/8/2020).
Kendati begitu, menurut Erick, sumber dana tersebut sudah dibahas oleh pemerintah. Saat ini akan menggunakan dana dari Kementerian Kesehatan untuk produksi hingga tahap imunisasi Vaksin Covid-19.
"Saya rasa ini yang sudah kita rapatkan kemarin, dari anggaran Kemenkes yang tersisa Rp 24,9 miliar ya mungkin sebagian buat downpayment vaksin dulu," terang dia.
Dalam pengelolaan dana tersebut, Mantan Bos Klub Inter Milan ini bakal menggandeng BPK hingga BPKP agar prosesnya sesuai dan tak ada penyelewengan dana.
"Kita juga ada pendampaingan melekat dari kejaksaan untuk memastikan proses administrasi aman dan tidak ada celah pemain yang mau mencari keuntungan,"
Selain itu, Erick juga meminta kepada semua pihak untuk bersinergi dalam proses imunisasi kepada masyarakat.
Ia pun menargetkan, pada Januari hingga Februari 2021 Indonesia sudah mulai bisa melakukan proses suntik vaksin sebanyak 30 juta sampai 40 juta vaksin
Baca Juga: Buruan Daftar! Kuota Relawan Uji Vaksin Corona Bandung Tinggal 820 Orang
"Itu lah yang kami kemarin pastikan, bahwa Menkes, Mendikbud, TNI/Polisi, dan PMI harus bersatu pada saat imunisasi," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Erick Thohir yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir memastikan, Bio Farma mampu memproduksi Vaksin Covid-19 hingga 250 juta dosis per tahun pada akhir tahun 2020.
Hal itu dinyatakan Mantan Bos Inter Milan tersebut saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020).
Kunjungan ini sekaligus untuk memastikan kesiapan uji klinis fase ketiga calon Vaksin Covid-19 hasil kolaborasi bersama Sinovac.
"Hari ini saya memastikan Bio Farma saat ini sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun dan di akhir tahun siap memproduksi 250 juta dosis per tahun," ujarnya dalan keterangannya pada Selasa (4/8/2020).
Dalam upaya percepatan penanganan pandemi, Erick menyatakan, salah satu fokus utama Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional adalah melipatgandakan ketersediaan vaksin dan terapi pengobatan yang sangat krusial untuk menanggulangi pandemi.
Terkait hal itu, Bio Farma telah memproduksi vaksin sejak 1890 dan dipercaya lebih dari 150 negara dalam memroduksi 15 jenis vaksin, dengan pangsa pasar 75 persen vaksin polio yang menyebar di seluruh dunia. Bio Farma juga memastikan bahwa produknya halal, dan sudah digunakan di beberapa negara Timur Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Uang Rp610 Juta Hasil Pemerasan THR di Cilacap
-
Lagi! Rudal Kiamat Iran Bikin Israel Hancur Lebur di Kota Ramla
-
Iran Minta Negara Lewat Selat Hormuz Bayar Pakai Mata Uang China
-
Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Pungli THR Lebaran, KPK Bongkar Modus Pemerasan Rp750 Juta!
-
Kim Jong Un Tembak 10 Rudal Balistik saat Perang AS-Israel vs Iran Makin Panas
-
Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump
-
Update Korban Perang AS-Iran 15 Maret 2026, Hampir 1000 Orang dan Ratusan Anak Tewas
-
Israel Bantah Isu Kematian Netanyahu, Akun Anaknya Mendadak 'Hilang' Misterius
-
Jurgen Habermas, Filsuf Ternama dan Tokoh Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia