Suara.com - Perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan pasti akan melakukan sesi wawancara dengan calon karyawan untuk menyeleksinya. Belakangan, seorang warganet yang tak diketahui identitasnya ditolak mentah-mentah sebuah perusahaan karena jejak digital.
Pasalnya, ia diketahui pernah menuliskan keburukan tentang orang lain di media sosial. Kisah ini dibagikan secara anonim oleh pengguna Twitter yang tak diketahui identitasnya melalui akun Twitter @txtdariibukos pada 7 Agustus.
Pemilik akun mengunggah beberapa gambar tangkapan layar yang memperlihatkan isi pesan langsung di Twitter yang dituliskan oleh pengguna tak dikenal tersebut.
Ia bercerita bagaimana warganet itu ditolak oleh perusahaan karena menuliskan keburukan tentang ayahnya, yang kebetulan bekerja di perusahaan yang sama.
Mulanya, kedua orang tuanya adalah pemilik indekos namun karena sibuk bekerja, keduanya mempekerjakan orang lain sebagai penjaga indekos. Tetapi entah kenapa, penjaga indekos tersebut tampak tidak menyukai kedua orang tuanya meskipun telah diperlakukan dengan baik.
Sampai pada akhirnya, penjaga indekos tersebut mulai menghasut mahasiswa yang tinggal di indekos tersebut dan banyak dari mereka yang menulis keburukan tentang kedua orang tuanya di media sosial. Ia mengaku mengetahuinya karena tak sengaja diberi tahu oleh temannya.
"Jadi ortuku punya kos. Karena sibuk kerja, jadi ngegaji orang buat jaga kos. Entah kenapa si penjaga nggak suka sama ortuku, padahal udah dikasih pekerjaan dan supply beras. Si penjaga juga pengaruhin anak-anak kos buat ikutan benci sama ortuku dan aku. Anak-anak kos suka posting ngata-ngatain ortuku. Aku taunya juga nggak sengaja karena salah satu anak kos itu kakak tingkat aku, jadi ada temenku yang kasih tunjuk tweetnya ke aku," tulisnya.
Ia mengaku, padahal kedua orang tuanya dan warganet tersebut tidak memiliki masalah pribadi, begitu pula dengan para penghuni indekos yang lain. Ia kemudian menunjukkan cuitan tersebut kepada sang ayah.
Tak disangkal, ayahnya pun marah dan berniat mengeluarkan warganet tersebut dari indekos, namun dicegah oleh ibunya yang masih merasa kasihan. Hingga akhirnya, para penghuni indekos bertahan bahkan sampai ada yang menetap hingga wisuda.
Baca Juga: Tidak Masuk Akal, Melamar di Perusahaan Ini Wajib Punya Pengalaman 75 Tahun
"Tweetnya nggak usah aku publish ya, soalnya masih ada ada bisa dicari. Kasian nanti dia kena bully netijen hehehe. Padahal nggak ada masalah pribadi apa-apa lho sama anak-anak kos. Aku kasih tunjuk tweetnya sama ayahku. Ayahku marah dan pengen mengeluarkan mereka dari kos. Tapi ibuku ngelarang, karena dulu ortu mereka menitipkan anak-anak mereka baik-baik. Mamaku kasian kalau ngusir mereka harus cari kosan lain. Akhirnya mereka bertahan, ada yang sampai lulus, ada yang pindah sebelum lulus. Si penjaga kos juga abis itu resign," lanjutnya.
Singkat cerita, dua tahun kemudian rupanya salah satu penghuni indekos melamar pekerjaan di perusahaan yang secara kebetulan juga merupakan perusahaan di mana ayahnya bekerja. Secara kebetulan, pada hari di mana warganet tersebut melakukan wawancara, ayahnya pun terlibat sebagai salah satu pewawancara.
Ia bercerita bahwa mulanya tidak ingat dengan wajah warganet tersebut, tetapi ketika membaca namanya di CV, ayahnya pun teringat dengan cuitannya di masa lalu.
Tak disangka, tangkapan layar cuitan tersebut masih disimpan oleh ayahnya dan karena rekam jejak digital itulah warganet ditolak perusahaan, meskipun memiliki nilai IPK yang lumayan tinggi.
"Jadi sekitar 2 tahun kemudian, salah satu anak kos yang udah lulus itu ngelamar di satu perusahaan. Kebetulan ayahku juga kerja di situ dan pas hari itu ikutan interview dia. Awalnya ayahku nggak inget mukanya. Tapi pas liat CV, ada namanya, ayahku inget gara-gara tweetnya dia. Ternyata ayahku masih simpen screenshoot tweet dia, yang salah satunya ngatain ibuku p**un. Terus dikasih tunjuk dia, 'Benar ini kau yang tulis?'. Mau mengelak gimana lagi, orang ada foto dia di Twitter itu. Malu banget dia, langsung diketawain sama orang HRD yang bareng ayahku menginterview. Auto reject lah. Padahal kata ayahku IPKnya lumayan tinggi," tambahnya.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 5.400 kali ke sesama pengguna dan disukai lebih dari 18.800 akun Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Memang sudah sepatutnya setiap pengguna internet, khususnya media sosial bijak dalam membagikan sesuatu.
Berita Terkait
-
Viral Foto Surat Lamaran Kerja Mengancam HRD, Bak Sinetron Azab
-
Ada Uang Rp 100 Ribu di Nasi Bungkus Demo DPR, Warganet Temukan Kejanggalan
-
PSI Ngaku Tak Kenal Charlie Wijaya, Tapi Jejak Digital Memang Kejam....
-
Lantang Kritik Ganjar Pranowo, Warganet Ungkap Jejak Digital Dokter Berlian
-
Pamer Esemka dengan Jokowi, Jejak Digital 'Pidato Sampah' Fadjroel Diungkit
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026
-
Trailer Anyar Film Mortal Combat 2 Beredar, Johnny Cage Bergabung ke Pertarungan
-
3 HP Motorola dapat Update Android 17 Beta: Ada Lini HP Murah, Hadirkan Fitur Baru
-
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 di Indonesia: Pakai Chipset Exynos Anyar dan Fitur AI
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Fitur Galaxy AI Terbaru 2026