Suara.com - Beredar tangkapan layar yang disebut-sebut menampilkan surat lamaran pekerjaan dari seseorang. Namun, pelamar kerja kali ini terlihat mengancam staf HRD perusahaan yang dituju.
Berdasarkan foto yang viral di media sosial, seperti yang dibagikan oleh akun Instagram @dennysirregar belum lama ini, sebuah amplop cokelat tampak bagian atasnya dibubuhi tulisan berhuruf kapital.
Tulisan itu diduga sengaja ditambahkan oleh pelamar kerja untuk mengancam staf HRD apabila dirinya tidak diterima di perusahaan.
Sementara isinya berupa keluh kesah dari pelamar kerja yang mengaku sudah berkorban banyak saat mencari pekerjaan sehingga ia berharap dapat diloloskan.
Tak tanggung-tanggung, jika staf HRD tak menerimanya maka pelamar kerja akan mendoakan mereka terkena azab.
"Kepada YTH HRD. Sudah capek saya buat lamaran uang habis beli map fotocopy. Semoga kali ini saya bisa diterima, kalau tidak saya doakan kena adzab!! Kuburan bapak/ibu HRD penuh dengan map coklat sama kerta fotocopyan!!," demikian bunyi pesan pelamar kerja seperti dikutip Suara.com, Selasa (2/7/2020).
Pengunggah foto surat lamaran kerja antimainstream itu lalu menuliskan narasi, "Azab untuk HRD".
Kontan saja, unggahan tersebut memancing atensi warganet untuk berkomentar. Tak sedikit yang dibuat salah fokus dengan ancaman pelamar kerja karena dianggap mirip dengan judul sinetron azab di televisi.
"Kebanyakan sinetron adzab kayaknya ini," kata @bebeb_je***.
Baca Juga: Fungsi Lain Sayap pada Mobil Balap, Urusan Rumah Tangga Jadi Beres Nih
"Hahaahah sampai sebegitunya ngancam dunia akhirat," timpal @ratna_yahy***.
Adapun warganet lainnya mengaku bakal menolak mentah-mentah lamaran pekerjaan seperti itu bila mendapatkannya.
"Gue tolak bang... secara suamiku hrd...wkwk... doaku semoga yangg nulis dapat kerjaan bahkan bisa menciptakan pekerjaan sendiri," tulis @julien_rosi***.
"Langsung buang yang kek gini mah," celetuk @usi***.
Sejak dibagikan foto lamaran kerja berisi ancaman untuk staf HRD itu telah mendapat lebih dari 9 ribu likes.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa