Suara.com - Penjahat kini bisa mudah membobol rumah Anda hanya lewat suara kunci dan bisa menggunakannya untuk membuat replikasinya. Hal ini dikulik dari seorang peneliti yang telah mempelajari "inferensi kunci fisik berbasis akustik".
Mereka memfokuskan studinya pada kunci tumbler pin, jenis kunci yang umum, yang membuat bunyi klik saat Anda menekan kunci ke dalamnya. Hacker akan merekam suara ini, memperlambatnya, dan menganalisanya sehingga memungkinkan mereka menentukan bentuk kunci apa yang dibutuhkan untuk membuka kunci.
Melakukan sesuatu seperti ini akan membutuhkan banyak waktu dan peralatan sehingga para penjahat sebenarnya lebih baik mencoba mencopet secara fisik.
Namun, penelitian tersebut menyoroti celah keamanan yang tidak biasa.
Sebagaimana melansir The Sun, Kamis (27/8/2020), saat Anda memasukkan kunci ke dalam kunci tumbler pin, kunci tersebut mencapai "titik menggigit" di mana kunci tersebut mengenai serangkaian pin pada derajat yang berbeda-beda.
Setelah titik ini tercapai, kunci dapat berputar dan membuat suara klik. Tim peneliti memetakan berbagai jenis suara klik kunci ini dan membuat sistem perangkat lunak simulasi bukti konsep yang dapat menentukan bentuk kunci yang digunakan.
Pengaturan waktu klik dapat mengungkapkan kemungkinan jarak titik gigitan dan algoritme dapat digunakan untuk membuat semua kemungkinan desain kunci.
Tim menyebut sistem mereka SpiKey. Ini biasanya menyarankan sekitar tiga bentuk kunci yang bisa dicoba. Matematika yang rumit terlibat tetapi dari 586.584 kombinasi tombol untuk kunci 6-pin, lebih dari setengahnya akan rentan terhadap SpiKey.
Salah satu yang menjadi keterbatasan adalah saat seorang peretas perlu berdiri di dekat orang yang membuka kunci pintu, untuk merekam suara atau melakukan upaya meretas ke mikrofon ponsel mereka.
Baca Juga: Amerika Buru Hacker, Tawarkan Hadiah Rp 29 M Bagi yang Bisa Menangkap
Kunci juga harus dimasukkan perlahan agar rekaman audio berguna dan tidak semua orang memiliki kunci pin tumbler.
"SpiKey secara inheren memberikan banyak keuntungan dibandingkan serangan penguncian kunci, termasuk menurunkan upaya penyerang untuk memungkinkan orang awam melancarkan serangan tanpa menimbulkan kecurigaan," kesimpulan para peneliti tersebut.
Berita Terkait
-
1.309 Situs Pemerintah, Pengadilan, dan Universitas Diretas Hacker Jogja
-
Sebut Info Database Anggota Polri Dibobol Hoaks, Polisi Tetap Buru Pelaku
-
200 Juta Data Warga Indonesia Diretas Hacker dari Situs KPU
-
Mata-mata Siber Mulai Incar Hasil Riset Vaksin Covid-19
-
Seram: Sistem Infotainment Tesla Diperbarui, Hacker Berhasil Meretasnya!
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan