Suara.com - Lima badai tropis aktif terjadi pada waktu yang sama untuk kedua kalinya dalam sejarah di Samudera Atlantik. Sebelumnya, kelima badai tropis itu terjadi mulai dari 11-14 September 1971.
Kelima badai tersebut mencakup Hurricane Paulette, Hurricane Sally, Tropical Storm Teddy, Tropical Storm Vicky, dan Tropical Depression Rene.
Hurricane Paulette atau Badai Paulette terjadi pada Senin pagi (14/9/2020) wakktu setempat, di Bermuda. Sementara Paulette saat ini pindah dari Bermuda, kondisi badai masih melanda pulau tersebut. Angin kencang, gelombang badai, dan curah hujan yang sangat deras kemungkinan akan terus berlanjut hingga sore.
"Gelombang yang dihasilkan oleh Paulette memengaruhi sebagian Kepulauan Leeward, Greater Antilles, Bahama, dan Amerika Serikat. Gelombang besar ini dapat menyebabkan ombak yang mengancam jiwa dan merusak kondisi saat ini," kata National Hurricane Center (NHC), seperti dikutip CNN, Selasa (15/9/2020).
Paulette juga diperkirakan akan terus menguat saat jalur menuju Atlantik terbuka. Badai itu bisa mendapatkan status sebagai badai besar dengan kecepatan angin, setidaknya 111 mph pada Rabu.
Sementara itu, Tropical Depression Rene yang pernah menjadi menjadi badai tropis akhir pekan lalu akan terus melemah saat melewati tengah Samudera Atlantik. Badai ini diperkirakan tidak akan berdampak pada daratan dan kemungkinan akan menghilang dalam dua hari ke depan.
Sedangkan Hurricane Sally atau Badai Sally saat ini sedang menuju barat laut melalui Teluk Meksiko. Evakuasi wajib sudah dilakukan untuk daerah dataran rendah di sepanjang Pantai Teluk.
Sampai saat ini, Sally diperkirakan akan tiba di suatu tempat dekat garis negara bagian Louisiana-Mississippi pada Selasa atau Rabu. Perkiraan kesalahan jalur dari NHC sekitar 80 mil, sehingga masih terlalu dini untuk menentukan dengan tepat di mana pusat Sally akan terjadi secara langsung.
NHC telah memperingatkan bahwa orang-orang di sepanjang pantai tidak boleh fokus pada detail spesifik jalur, tetapi lebih pada dampak badai secara keseluruhan.
Baca Juga: Studi: Steroid Mampu Tekan Angka Kematian Pasien Covid-19 yang Kritis
Menurut NHC, hal yang paling penting dari badai ini adalah jumlah air yang berbahaya karena gelombang badai dapat mengancam jiwa dan banjir bandang. Gelombang badai tertinggi diperkirakan terjadi tepat di sebelah timur tempat Sally akan terjadi.
Saat ini NHC memperkirakan gelombang badai setinggi 2 hingga 3,3 meter dari mulut Sungai Mississippi di timur ke Ocean Springs, Mississippi, termasuk Danau Borgne. Air yang naik dari gelombang diperkirakan akan terasa sampai ke barat hingga Burns Point, Louisiana, dan sejauh timur Teluk Saint Andrews, Florida.
Selain gelombang badai, curah hujan yang ekstrem juga diperkirakan terjadi di beberapa lokasi. Total curah hujan yang tersebar luas di sepanjang Pantai Teluk dari Louisiana hingga ujung Florida diperkirakan antara 6 sampai 10 inci, namun beberapa kota bisa mengalami curah hujan hingga 24 inci.
Jumlah curah hujan ini akan menyebabkan banjir bandang yang mengancam jiwa termasuk banjir besar di perkotaan dan sungai.
Sementara Tropical Storm Teddy saat ini berada di Atlantik tengah, lebih dari 1.000 mil sebelah timur Lesser Antilles. Teddy diperkirakan akan semakin kuat dalam beberapa hari mendatang.
Jika ini terjadi, Teddy akan menjadi badai kedelapan Musim Badai Atlantik tahun ini, setelah Sally.
Pada akhir pekan, Teddy diperkirakan akan menjadi badai besar dengan Kategori 3 atau lebih tinggi saat mendekati Bermuda. NHC mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah itu akan langsung menghantam Bermuda .
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
3 Pilihan HP Xiaomi dengan Kamera Terbaik Melebihi iPhone, Harga Mulai Rp3 Jutaan!
-
Budget 3 Juta, Mending Beli HP iPhone atau Samsung? Ini Pilihannya
-
5 Smartwatch Murah di Bawah Rp500 Ribu yang Ada Fitur Hitung Langkah Akurat
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 29 Januari: Klaim Skin SG2, Asphalt Crusher, dan Gojo Bundle
-
5 Tablet untuk Main Game Love and Deepspace, Grafik Jernih buat Lihat 'Pacar Virtual'
-
Harga Realme P4 Power Rp4 Jutaan: Bawa Baterai Jumbo 10.001 mAh dan Dimensity 7400
-
Ini Tips Membeli iPhone Bekas agar Tidak Tertipu dan Berujung Zonk
-
Marak Beredar di 2026: Ini 5 Ciri iPhone Rekondisi
-
Update Monster Hunter Wilds PC Tiba: Hadirkan Perbaikan Bug dan Optimalisasi
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas