Suara.com - Sebagai pengguna iOS, tentu sudah tidak asing dengan Safari selaku browser yang digunakan pada perangkat-perangkat Apple. Sama halnya seperti aplikasi lain, Safari terkadang juga lemot hingga sulit digunakan.
Tidak selamanya lancar, Safari yang lemot biasanya dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya adalah cache dan history yang menumpuk. Kalau sudah begini, kamu perlu secara manual melakukan proses pembersihan.
Ujung-ujungnya, jika masalah Safari lemot ini diabaikan, kamu nantinya tidak bisa mengakses Safari dan melakukan browsing. Daripada menyalahkan koneksi internet, mungkin kamu bisa berbenah dan membersihkan cache dan history dari Safari kamu.
Agar terhindar dari Safari lemot, kamu bisa melakukan pembersihan cache dan history dengan dua cara berikut ini. Cara pertama adalah dengan masuk ke pilihan Safari di Settings.
Selanjutnya masuk ke pilihan Advanced, lalu masuk ke pilihan Website Data. Pada pilihan ini, kamu akan menemukan deretan situs yang pernah kamu kunjungi. Safari rupanya menyimpan jejak digital kamu ini sehingga berpengaruh pada storage dan kecepatan akses browser ini.
Untuk memberikan space kosong pada Safari, kamu perlu membersihkan data dari situs-situs yang kamu pernah kunjungi tersebut. Langkah selanjutnya adalah membersihkannya dengan memilih pilihan 'Remove All Website Data' di bagian bawah pilihan tersebut.
Cara kedua untuk tangani Safari yang lemot adalah dengan masuk ke aplikasi browsing tersebut, kemudian pilih 'History' untuk melihat jejak digital kamu di aplikasi bawaan iPhone ini.
Selanjutnya, kamu bisa membersihkan history di Safari ini dengan memilih pilihan 'Clear' di ujung kanan bawah tampilan tersebut.
Mengatasi masalah Safari ini, jika seluruh step sudah kamu lakukan, maka dapat dipastikan bahwa Safari kamu sudah tidak lagi lemot dan dapat berfungsi seperti biasa.
Baca Juga: Perangkat iOS dan Android Lama Tak akan Lagi Bisa Memainkan Pokemon Go
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation